BI yakin ekonomi RI 2021 bisa tumbuh 5,8 persen

Selasa, 20 Oktober 2020 | 11:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021 berada di kisaran 4,8 persen hingga 5,8 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, keyakinan itu karena adanya indikator pemulihan ekonomi yang terus berlangsung setelah kontraksi 5,2% pada kuartal II 2020.

"Pada kuartal III dan kuartal IV akan semakin baik dari indikator mobilitas manusia secara umum, aktivitas ekonomi seperti hasil penjualan eceran meningkat hingga ekspor non migas mulai membaik," kata Perry dalam acara CMSE, Senin (19/10/2020).

Menurutnya, hal-hal ini akan mendorong perekonomian dan membawa kembali ekonomi Indonesia ke jalur positif.

Selain itu angka inflasi pada 2021 diperkirakan berada di kisaran 3%, tahun ini angka inflasi rendah di level 2%. Selain itu rendahnya defisit transaksi berjalan ini juga akan mendorong perekonomian nasional.

Perry menyebutkan saat ini BI dan pemerintah berkoordinasi untuk memulihkan ekonomi nasional. Bank sentral juga berupaya menjaga stabilitas makro ekonomi di sistem keuangan dan pemerintah optimis jika ekonomi semakin membaik.

"Pemulihan ekonomi nasional terus berjalan dan ini juga untuk menjaga stabilitas makro," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: