Petronas Carigali Indonesia geber CSR gandeng Pemkab Sampang

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:31 WIB ET

SAMPANG, kabarbisnis.com: Petronas Carigali dan Pemerintah Kabupaten Sampang meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PC Ketapang II LTD kepada warga delapan desa yang terdampak di tiga kecamatan wilayah pantai utara, Rabu (21/10/2020).

Peluncuran tersebut berlangsung di aula kantor Pemkab Sampang, dengan menghadirkan perwakilan penerima manfaat dan disaksikan perwakilan SKK Migas, Petronas, Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiawan, dan para kepala bidang Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, serta tiga camat yakni Camat Banyuates, Camat Ketapang dan Camat Sokobanah. 

CSR diberikan kepada warga Desa Temberu Barat, Temberu Timur dan Sokobanah Daya (Kecamatan Sokobanah), Desa Ketapang Daya, Ketapang Barat (Kecamatan Ketapang), dan Desa Nepa, Batioh, Banyuates (Kecamatan Banyuates).

Senior Manager Corporate Affairs & Administration Petronas Carigali Indonesia, Andiono Setiawan menyampaikan, peluncuran CSR kali ini penuh tantangan, terutama pada masa Pandemi Covid-19. Pandemi membuat industri minyak dan gas ikut terdampak. Namun, Petronas Carigali Indonesia tidak melupakan tanggung jawab sosial perusahaan dan tetap memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan.

"Progam pendidikan di antaranya memberikan beasiswa kepada 40 siswa SLTA di tiga kecamatan, pemberian bibit alpukat, penggemukan sapi, dan pembangunan rumah pintar beserta taman kota di Kecamatan Ketapang," ujarnya.

Petronas Carigali Indonesia menyumbang lima ekor sapi kepada masing-masing kelompok ternak untuk penggemukan. Sementara rencana pembangunan rumah pintar masih dalam konsep desain dan pembangunan Taman Ketapang masih dalam pembahasan detail dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan mengapresiasi penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan Petronas Carigali Indonesia. Pihaknya berharap bantuan seperti halnya beasiswa, bibit dan penggemukan sapi dapat bermanfaat untuk masyarakat. "Kepada penerima bantuan kita tekankan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, semisal bantuan beasiswa supaya mereka belajar dengan baik walaupun di masa pandemi," tutupnya.

Dua kelompok tani Kecamatan Ketapang mengaku telah bekerjasama dengan pemilik lahan untuk menanam bantuan bibit alpukat tersebut. "Dengan bantuan bibit alpukat ini, mudah-mudahan bisa menjadikan Ketapang sebagai kawasan alpukat di Madura," ujar mereka. kbc6

Bagikan artikel ini: