Libur panjang, masyarakat diimbau kembali sebelum 1 November, ini alasannya

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 08:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Libur panjang dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pekan ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke daerah-daerah baik untuk liburan atau untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

Demi mencegah kemacetan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat untuk tak serentak balik ke kota pada 1 November 2020.

"Pada saat nanti pulang seyogyanya jangan tanggal 1 (November), itu penuh sekali. Saya harapkan pulang lebih awal," imbau Budi saat melakukan tinjauan ke Stasiun Pasar Senen, Kamis (29/10/2020).

Selain soal menghindari kemacetan, pulang lebih awal juga dianggap lebih baik buat penumpang yang menggunakan transportasi publik demi menghindari risiko penularan Covid-19.

Untuk itu, Budi juga meminta para Dinas Perhubungan dan Polisi untuk melakukan random check terkait jumlah penumpang bus. Sekaligus mengawasi mobil pribadi terkait penggunaan masker.

"Kami mengimbau kepada dishub dan polisi melakukan random check terhadap jumlah penumpang bus. Kalau mobil pribadi dicek apakah mereka menggunakan masker atau tidak," tambahnya.

Perjalanan darat sejauh ini, menurut pantauan Budi berjalan lancar terutama di Gerbang Tol (GT) Palimanan meski sempat terjadi kemacetan di KM 47 dan 57. Namun, langsung dibuatkan contra flow sehingga sampai hari ini lalu lintas lancar.

"Berkaitan dengan mudik kali ini, berjalan baik. kemarin saya overview di Palimanan itu berlangsung dengan baik, hanya ada kemacetan KM 47 dan 57 dan kita membuat contra flow itu berjalan dengan baik, hari ini lancar," ungkapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: