Insentif kartu prakerja sudah disalurkan ke 4,9 juta peserta

Rabu, 4 November 2020 | 12:44 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyatakan pihaknya sudah menyalurkan insentif kartu prakerja sebesar Rp 5,7 triliun hingga 30 Oktober 2020.

Denni menerangkan, penyaluran insentif ini belum terbilang besar karena penyaluran insentif dilakukan setiap bulan. "Kenapa kok tidak banyak karena memang Permenko mengatakan bahwa kita menyalurkan Rp 600.000 betul-betul per bulan, tidak bisa dirapel, tidak bisa digelondong sekaligus," ujar Denni dalam webinar, Selasa (3/11/2020).

Menurut Denni, penyaluran insentif setiap bulan ini pun sudah dinilai baik, karena bila insentif diberikan sekaligus, biasanya penerima langsung membelanjakan uang tersebut.

"Kalau dirapel di depan biasanya, orang-orang itu cepat belanja, dan bulan kedua kurang uang. Jadi dengan demikian, sekali lagi kita tidak bisa merapel semuanya di depan," jelas Denni.

Denni juga mengatakan ada 4,9 juta peserta yang sudah mendapatkan insentif yang sudah menyelesaikan minimal 1 pelatihan. Denni pun menerangkan adanya selisih pembayaran ini karena PMO melakukan pengecekan atas setiap pembayaran insentif. Dia pun memastikan PMO melakukan pembayaran kepada banyak penerima kartu prakerja setiap hari harinya.

Seperti diketahui, masing-masing peserta Kartu Prakerja mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 3,55 juta, yang terdiri atas biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta dan sebesar Rp 2,4 juta menjadi insentif selama 4 bulan atau Rp 600.000 per bulan, dan Rp 150.000 menjadi insentif pengisian survei untuk 3 kali survei.

Berdasarkan data PMO, hingga 30 Oktober untuk gelombang 1 hingga 10, ada 40 juta pendaftar yang mendaftar di situs resmi kartu prakerja, ada 26 juta yang lolos verifikasi email, ada 20 juta orang yang lolos verifikasi NIK dan Kartu Keluarga serta 18 juta orang yang lolos verifikasi nomor HP.

Dari jumlah tersebut sudah ada sekitar 5,6 juta peserta yang mendapatkan SK penerima kartu prakerja, dan 5,2 juta peserta yang sudah membeli pelatihan. PMO pun sudah membuka pendaftaran untuk peserta kartu prakerja gelombang 11 sejak Senin (2/11/2020). kbc10

Bagikan artikel ini: