Startup RI telah diguyur dana Rp26,6 triliun hingga kuartal III

Kamis, 5 November 2020 | 11:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) mencatat hingga kuartal III/2020, sudah ada sekitar US$1,9 miliar atau setara Rp26,6 triliun dana yang mengucur untuk startup di Indonesia.

Wakil Ketua 1 Amvesindo, William Gozali mengatakan, jumlah transaksi itu mengalir ke 52 perusahaan rintisan. Kira-kira, startup mana saja yang menerima nominal pendanaan terbanyak?

"Startup penerima pendanaan itu mayoritas berasal dari kategori fintech education technology, software as a service (SaaS), new retail, logistic, hingga e-commerce," ujarnya baru-baru ini.

Menurut William, Kopi Kenangan jadi salah satu startup penerima suntikan modal yang tergolong besar pada 2020. Pada Mei 2020, Kopi Kenangan menerima investasi senilai US$109 juta (sekitar Rp1,63 triliun).

Selain Kopi Kenangan, ada pula Kargo Technologies yang menghimpun US$31 juta, GudangAda senilai US$25,4 juta, Investree US$23,5 juta, Koinworks US$20 juta, dan Shipper US$20 juta.

Lebih lanjut, meski jumlah pendanaan ke startup menurun pada kuartal III/2020 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, William menyebut, angkanya masih cukup besar.

Sekadar informasi, jumlah kucuran dana startup pada 2019 menyentuh angka US$2,9 miliar. William memperkirakan, total pendanaan startup sampai kuartal IV 2020 bisa mencapai US$2 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: