Pemerintah pastikan BLT subsidi gaji hingga kartu Prakerja dilanjut tahun depan

Senin, 9 November 2020 | 17:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemberian insentif seperti bantuan berupa subsidi gaji hingga Kredit Usaha Rakayt (KUR) tetap dilanjutkan pada 2021.

"Terkait pemulihan ekonomi dan prpgram KUR ataupun subsidi lainnya kita lanjutkan di kuartal pertama di 2021 baik subisi KUR dan gaji," ujar Airlangga Hartato dalam video virtual, Senin (9/11/2020).

Kemudian untuk program Kartu Prakerja juga dilanjutkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat ekonomi terkontraksi..

"Terkait stimulus kita sudah persiapkan jumlah stimulus ini tema yang sama prioritas kesehatan UMKM dan korporasi dan kementerian serta lembaga dan kita harapkan bisa menjaga daya beli dan beberapa program itu baik Kartu Prakerja kita akan memberikan napas masyarakat menjaga daya beli masyarakat," bebernya.

Dia pun optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali moncer. Hal ini berdasarkan prediksi lembaga keuangan dunia seperi ADB dan World Bank.

"Baik penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi kita melakukan gas rem yang seimbang dan ke depan di 2021 itu pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5% seperti prediksi lembaga keuangan," katanya.

Di sisi lain, untuk pencairan BLT subsidi gaji, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan keterlambatan subsidi upah ini dikarenakan harus berkonsultasi dengan BPK.

"Data penerimanya yang dipadankan wajib pajak sudah kami terima kemarin Jumat. Tapi karena sudah sore, kami masih butuh berkonsultasi lebih lanjut dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," ujar Ida di Jakarta.

Menurut Ida, jumlah penerima BSU tahap II yang sebelumnya tercatat sebanyak 12,4 juta orang mungkin berkurang. Kendati demikian, pencairan BSU bagi penerima yang sudah memenuhi syarat tidak akan terhalangi. kbc10

Bagikan artikel ini: