BI beri sinyal kembali pangkas suku bunga acuan jelang tutup tahun

Jum'at, 13 November 2020 | 12:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gubernur Bank Indonesia (BI) menyatakan masih ada ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR).

Dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI, Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa ke depannya BI masih akan berpeluang untuk menurunkan suku bunga acuan.

"Ke depan masih ada ruang untuk penurunan suku bunga, dan tentu kami terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk kami putuskan di rapat dewan Gubernur," katanya dalam Raker Komisi XI DPR RI, Kamis (12/11/2020).

Perry mengatakan, di tahun ini bank sentra telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak empat kali, sebesar 100 basis poin menjadi 4%.

Keputusan tersebut menurutnya, tentu sejalan dengan perlunya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, serta untuk mempertimbangkan rendahnya tekanan inflasi dan relatif stabilnya nilai tukar rupiah.

Sebagai informasi tambahan, Bank Indonesia akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur pada 19 November 2020.

Adapun, Perry juga mengatakan bahwa penurunan suku bunga acuan tersebut diikuti dengan penurunan suku bunga pasar uang antar bank (PUAB) sebesar 157 basis poin.

Sementara, BI mencatat sampai dengan September 2020, suku bunga deposito perbankan telah turun 113 basis poin dan suku bunga kredit turun 65 basis poin. kbc10

Bagikan artikel ini: