Meski jumlah penumpang naik, Garuda klaim okupansi masih di bawah 50 persen

Jum'at, 13 November 2020 | 17:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah bakal mengkaji rencana penambahan kapasitas maksimal penumpang pesawat. Selama pandemi Covid-19, satu unit pesawat hanya diizinkan mengangkut 70 persen penumpang dari kapasitas.

Namun demikian, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat jumlah penumpang pesawatnya saat ini sebenarnya masih di bawah kapasitas kursi yang disediakan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, meski angka penumpang di maskapainya cenderung mengalami kenaikan, tapi jumlah totalnya belum menyentuh 50 persen dari kapasitas yang disediakan.

"Pelan-pelan meningkat, tapi masih di bawah harapan. Masih di bawah 50 persen kapasitas sebelum Covid-19," kata Irfan seperti dikutip, Kamis (12/11/2020).

Untuk saat ini, dia bilang, Garuda Indonesia masih memantau permintaan tiket pesawat yang cenderung fluktuatif. Pihak maskapai akan menambah penerbangan pesawat jika pemesanan tiket mengalami peningkatan.

"Kita memonitor dinamika pemesanan tiket. Kalau mulai meningkat ya kita tambah penerbangan," tandas Irfan. kbc10

Bagikan artikel ini: