Penjualan mobil anjlok, Gaikindo koreksi target tahun ini jadi 525 ribu unit

Jum'at, 13 November 2020 | 23:50 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penjualan mobil di Tanah Air sepanjang Januari sampai dengan Oktober 2020 masih belum menunjukkan perbaikan signifikan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jumat (13/11/2020), total kumulatif wholesales hingga Oktober 2020 tercatat 421.089 unit. Jumlah itu turun 50,6 persen dibandingkan Januari-Oktober 2019 yang membukukan 851.999 unit.

Sementara itu, dari sisi penjualan ritel, tercatat ada 453.525 unit kendaraan roda empat atau lebih yang dilego ke konsumen. Raihan itu terkoreksi 46,7 persen jika dikomparasikan dengan pencapaian tahun lalu, yang menjual 851.552 unit.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menuturkan bahwa jika melihat capaian penjualan mobil sampai saat ini, target yang sebelumnya ditetapkan di angka 600.000 hingga akhir tahun ini dipastikan meleset.

"Melihat situasi saat ini, sulit rasanya mencapai 600.000 unit. Saat ini sudah memasuki November, saya kira (penjualan) di angka 525.000 unit," ujar Kukuh dalam diskusi virtual, Kamis (12/11/2020).

Target baru yang diprediksi menyentuh angka 525.000 unit tersebut. Prediksi target terbaru ini sekaligus memosisikan penurunan sebesar 50 persen dari pencapaian tahun lalu, yang mencapai 1,032 juta unit.

Selain itu, Gaikindo juga memproyeksikan produksi mobil dalam negeri hanya mencapai 775.000 unit pada tahun ini. Adapun, produksi mobil baru pada 2019 mencapai 1,289 juta unit.

Di sisi lain, wholesales pada Oktober meningkat 1 persen dibandingkan September, yakni dari 48.554 unit menjadi 49.043 unit. Adapun, penjualan ritel meningkat 6,4 persen dari 43.362 unit pada September, menjadi 46.129 unit di bulan Oktober. kbc10

Bagikan artikel ini: