Subsidi gaji Rp1,2 juta berlanjut di tahun depan, Kemenaker: Belum diputuskan

Kamis, 26 November 2020 | 12:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah telah menggelontorkan Bantuan Subsidi Gaji/Upah (BSU) untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta dengan nilai sebesar Rp 1,2 juta per pekerja untuk dua bulan selama 4 bulan. Hingga 23 November 2020 realisasi penyaluran BSU sudah mencapai 77,51%.

Lantas apakah program ini akan tetap dilanjutkan di tahun mendatang?

Sekretaris Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Anwar Sanusi mengatakan, sampai saat ini belum ada keputusan apakah program BSU ini akan dilanjutkan di 2021. "Terkait dengan kelanjutan, sampai saat ini belum diputuskan. Demikian juga akan dievaluasi terkait dengan mekanisme dan juga lainnya," katanya, Rabu (25/11/2020).

Menurut Anwar, saat ini Kemnaker pun tengah menunggu hasil evaluasi terutama berkaitan dengan perkembangan Covid-19 dan seperti apa dampaknya terhadap sektor ketenagakerjaan.

Yang pasti, Anwar mengatakan pihaknya akan fokus menyelesaikan penyaluran BSU termin kedua yang masih berlangsung hingga saat ini.

Adapun, hingga 23 November, total bantuan subsidi gaji yang sudah disalurkan sebesar Rp 21,81 triliun. Penyaluran ini terbagi atas 2 termin, dimana realisasi penyaluran BSU termin pertama Rp 14,7 triliun atau 98,70%. Sementara realisasi penyaluran termin kedua mencapai Rp 7,1 triliun atau 53,63%. Penyaluran termin kedua ini masih berlangsung hingga saat ini.

Bantuan Subsidi Gaji ini diluncurkan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja dalam rangka penanganan Covid-19. Anggaran untuk program ini sebesar Rp 29,76 triliun dengan target penerima sebanyak 12,4 juta pekerja.

Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan. Dengan begitu, bantuan ini disalurkan secara bertahap yakni termin I sebesar Rp 1,2 juta pada September-Oktober 2020 dan termin II sebesar Rp 1,2 juta pada November-Desember 2020.

Persyaratan penerima bantuan ini adalah WNI, terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan, pekerja/buruh penerima upah, kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2020, gaji di bawah Rp 5 juta dan memiliki rekening bank yang aktif. kbc10

Bagikan artikel ini: