Proyek pemerintah kembali jalan, Langgeng Makmur bidik penjualan tumbuh 10 persen di 2021

Jum'at, 11 Desember 2020 | 22:50 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif serta mulai kembali berjalannya sejumlah proyek pemerintah di tahun depan yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19 pada 2020 ini, membuat PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) optimistis kondisi pasar tahun depan akan semakin membaik.

Emiten produsen peralatan rumah tangga berbasis di Sidoarjo ini memproyeksikan pertumbuhan penjualan bisa mencapai 10 persen di tahun 2021, baik untuk produk peralatan rumah tangga maupun produk pipa PVC, fitting dan talang air yang digunakan untuk proyek saluran air.

“Kami masih optimistis karena tahun ini saja cukup baik walaupun Covid-19, tapi untuk produk pipa memang terdampak Covid-19 sehingga banyak proyek pemerintah yang ditunda dan tahun depan dilanjutkan untuk ikut peluang lelang lagi, infonya APBN yang dilepas untuk infrastruktur dan air bersih itu Rp400 triliun, mudah-mudahan terealisasi,” kata Direktur Independen LMPI, Kosasih Koenawan dalam paparan publik perseroan di Surabaya, Jumat (11/12/2020).

Dia mengungkapkan, tingkat utilisasi pabrik LMPI tahun ini memang cukup rendah, untuk divisi aluminium hanya 50 persen - 60 persen, sedangkan divisi pipa bahkan hanya 20 persen - 30 persen akibat tertundanya proyek infrastruktur.

Adapun kinerja penjualan perseroan sampai akhir tahun ini ditargetkan bisa mencapai Rp498,7 miliar, sedangkan sampai September 2020 penjualan sudah terealiasi Rp367,2 miliar. 

Proyeksi penjualan tahun ini pun lebih rendah dibandingkan kinerja pada 2019 yang mampu mencapai Rp518 miliar atau naik 14 persen dibandingkan penjualan pada 2018 yakni Rp456 miliar. 

Dari kinerja tahun lalu penjualan domestik berkontribusi sebesar Rp513 miliar atau naik 14 persen dibandingkan kondisi pasar 2018 yang hanya Rp450 miliar. Sedangkan penjualan di pasar ekspor, tahun lalu hanya US$0,308 juta atau turun 20 persen dibandingkan 2018 yang mencapai US$0,383 juta.

“Untuk pasar ekspor kami akan terus gali potensi pasar luar negeri, dengan target pasar ekspor kita tahun depan diharapkan naik 10 persen - 20 persen, walaupun secara prosentase kontribusi pasar ekspor kita masih sangat kecil hanya 2 - 3 persen,” imbuhnya.

Corporate Secretary LMPI, Henri Subiyanto menambahkan, untuk mengejar target tahun depan perseroan akan melakukan efisiensi di semua lini, serta meningkatkan sarana dan prasarana produksi serta menjaga kualitas mulai dari proses produksi sampai barang jadi.

“Kami akan melakukan pengembangan pelanggan stratagis dan menjalin kerja sama dengan pelanggan potensial di sektor industri, termasuk meningkatkan komunikasi dengan pelanggan dari proyek-proyek infrastruktur,” ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: