Pazar, aplikasi belanja dengan harga diskon plus tambah penghasilan

Selasa, 15 Desember 2020 | 19:38 WIB ET
Direktur Utama PT Pazar Digital International , Frans Sinarta (kiri) saat menjelaskan marketplace Pazar di Surabaya.
Direktur Utama PT Pazar Digital International , Frans Sinarta (kiri) saat menjelaskan marketplace Pazar di Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, digitalisasi tak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Komunikasi, pekerjaan, aktivitas belanja, bahkan pembayaran pun telah dilakukan secara digital.

Munculnya marketplace kian memperkuat tren belanja masyarakat secara digital. Namun hampir semua user yang melakukan pembelanjaan di aplikasi e-commerce tersebut hanya sekadar konsumen, dan tak bisa mendapatkan sistem bisnis.

Namun kini masyarakat berpeluang untuk bisa mendapatkan banyak keuntungan, dengan hadirnya marketplace yang bernama Pazar.

Menurut Direktur Utama PT Pazar Digital International selaku pengelola Pazar, Frans Sinarta, kehadiran Pazar adalah untuk membantu memulihkan ekonomi indonesia yang saat ini tengah dilanda pandemi Covid -19 agar segera bisa segera pulih. 

"Kami memiliki visi untuk menjadi pusat belanja terbaik di Indonesia dengan menggandeng perusahaan atau merchant di Indonesia, untuk menjadi pilihan belanja terbaik bagi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong penciptaan enterpreneur di Pazar Digital International," katanya pada peluncuran Pazar di Surabaya, Selasa (15/12/2020).

Dalam operasionalnya, lanjut Frans, masyarakat atau pengguna selain bisa mendapatkan harga diskon dari merchant-merchant yang sudah bekerja sama, mereka juga bisa memanfaatkan sistem bisnis dengan menjadi member atau marketing affiliate.

"Selain marketing affiliate, member juga bisa mempromosikan promo-promo yang diberikan oleh merchant, dan dibagikan ke grup Whatsapp atau media sosial mereka. Dan jika ada teman atau komunitasnya yang mendownload atau memanfaatkan berbelanja dengan diskon yang ada di Pazar, member tersebut akan mendapatkan komisi hingga 10 persen yang diambilkan dari nilai transaksi pembelajaan itu," jelas Frans.

Dengan sistem seperti itu, lanjut dia, ketika banyak user yang melakukan transaksi dan tertarik dengan produk dan diskon yang diberikan, secara otomatis komisi juga akan terus mengalir sampai kapanpun.

"Komisi yang diberikan bersifat tunai dan langsung ditransfer ke rekening member atau marketing affiliate pada H+1," ujarnya.

Frans juga mengatakan, pihaknya akan terus memberikan promo-promo terbaik untuk mendukung terjadinya transaksi antara penjual dan pembell sehingga dapat membantu meningkatkan perekomian.

"Kami menyediakan fitur yang cukup lengkap dan mudah diakses dalam aplikasi Pazar, sehingga akan memudahkan terjadinya transaksi," imbuhnya.

Saat ini, Frans bilang, Pazar masuk ke sejumlah sektor industri, mulai food and beverage alias restoran dan kafe, hotel, home and living, dan lifestyle.

"Sejak dikenalkan pada bulan lalu, Pazar sudah menggandeng sekitar 110 merchant dan hampir 500 marketing affiliate di seluruh Indonesia. Kami optimis ke depan jumlah merchant dan marketing affiliate terus bertambah karena animonya luar biasa," tandasnya.

Selain perusahaan, ke depan pihaknya juga akan menggandeng pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan harapan bisa mendorong perkembangan usaha mikro di Tanah Air dan mendapatkan peluang di pasar secara nasional bahkan internasional. kbc7

Bagikan artikel ini: