Gunakan inovasi digital, PUPR targetkan pembangunan perumahan 157 ribu unit

Rabu, 23 Desember 2020 | 20:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan sebanyak 157.500 unit rumah pada tahun 2021, dengan alokasi Rp 19,1 triliun yang disalurkan melalui 30 bank pelaksana.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menuturkan pihaknya mengupayakan penggunaan teknologi komunikasi dan informasi serta inovasi digital dalam pembangunan infrastruktur, khususnya pada bidang perumahan. Inovasi digital tersebut antara lain diwujudkan melalui beberapa aplikasi, seperti SiKasep serta Sistem Informasi Untuk Pengembang atau SiKumbang.

Kedua aplikasi tersebut digunakan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR guna menyalurkan KPR Fasilitas FLPP masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar memiliki rumah layak huni. "Pengembangan digital harus cepat kita lakukan, tapi jangan mengejar volume saja. Kita harus lebih menjamin kualitas rumah yang dibangun bagi MBR," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Selama ada alokasi APBN, sebut Basuki maka Kementerian PUPR bertanggung jawab kepada masyarakat dalam menjaga kualitas infrastruktur, dalam hal ini rumah yang layak huni. "Pastikan subsidi sampai ke penerima dengan tepat dan jangan main-main dengan uang subsidi maupun kualitas rumah, harus dapat dipertanggungjawabkan," pesan Menteri Basuki.

Atas inovasi yang digagas PPDPP Kementerian PUPR, sebanyak tiga penghargaan berhasil digaet pada ajang Top Digital Awards 2020, yakni Top Digital Implementation 2020 on Institution, Top Digital Transformation Readiness, serta Top Leader Digital Implementation khusus untuk Dirut PPDPP, Arief Sabaruddin.

Raihan itu, sebut Arief, akan dijadikan sebagai pemicu untuk membuat inovasi-inovasi terbaru di masa mendatang yang lebih baik dan lebih optimal. "Penghargaan ini semakin menjadi pemicu bagi PPDPP untuk berbuat lebih baik lagi di masa mendatang," tegas dia.

PPDPP juga telah menyabet penghargaan dari ajang Property n Bank Awards 2020 sebagai The Best Leadership in The Distribution of Affordable Housing Subsidies.Penghargaan tersebut ditujukan bagi Direktur Utama PPDPP dan lembaga pemerintah dengan kinerja optimal penyaluruan subsidi perumahan melalui teknologi yang aplikatif.

Hingga Selasa (22/12/2020), PPDP melalui dashboard management control mencatatkan dana yang telah tersalurkan dalam program FLPP sepanjang 2020 mencapai sekitar Rp 11 triliun untuk 107.997 rumah.Adapun target yang ditetapkan sebesar 102.500 unit rumah.

Sebelumnya, PUPR memperkirakan subsidi FLPP hingga akhir 2020 mencapai 107.600 unit rumah.Dari data PPDPP PUPR, diketahui sebanyak 255.460 masyarakat sudah menggunakan aplikasi Sistem Informasi KPR Bersubsidi atau SiKasep.

Sebanyak 102.836 debitur lolos subsidi checking, 5.834 calon debitur dalam proses verifikasi bank pelaksana, 1.247 calon debitur sudah memasuki proses pengajuan dana, serta 107.261 debitur telah menikmati dana FLPP.kbc11

Bagikan artikel ini: