Ampun deh! Bunga KPR di Indonesia tertinggi di dunia

Selasa, 29 Desember 2020 | 07:00 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Real Estate.Indonesia (REI) menilai bunga kredit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia saat ini masih sangat tinggi. Bahkan, selisihnya menjadi yang tertinggi di dunia dibanding bunga acuan bank sentral yaitu Bank Indonesia.

Ketua Umum REI Totok Lusida menuturkan saat ini, suku bunga acuan Bank Indonesia hanya di level 3,75% sedangkan bunga pinjaman lainnya di perbankan termasuk bunga KPR di kisaran 11-12%.

"Sehingga margin-nya berlipat-lipat yang mungkin terbesar di dunia margin yang ada," ujar Totok dalam FGD bertemakan 'Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Sektor Perumahan', Senin (28/12/2020).

Merujuk data Suku Bunga Dasar Kredit Oktober 2020 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), KPR untuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) misalnya sebesar 10,5% dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) 9,9%. Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk mencapai 10% dan PT Bank Negara Indonesia Tbk mencapai 10,15%.

Sementara itu, PT Bank Centra Asia Tbk (BCA) sebesar 8,75 % dan PT Bank Maybank Indonesia 9,25%. "Sehingga kami mohon dengan berbagai alasan perbankan yang menyatakan masyarakat masih (simpan) deposito, yang belum jatuh tempo dengan BI Rate mohon ada penyesuaian," tutur dia.

Di sisi lain, Toto menegaskan pandemi Covid -19 juga telah menekan kinerja sektor perumahan di Indonesia.Khususnya dari sisi permintaan terhadap perumahan-perumahan yang telah disediakan.

Pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah dan Apartemen atau KPR dan KPA turun tajam akibat Covid-19, dari 7,99% pada 2019, menjadi hanya sebesar 2,05% pada kuartal III-2020.

"Untuk itu dibutuhkan ada policy khusus, dibutuhkan ketetapan policy, masalah anggaran. Di sini kami sampaikan pembangunan untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: