Laris manis, Jade Hamlet siap serahterimakan rumah cluster Silver awal 2021

Selasa, 29 Desember 2020 | 17:26 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Di tengah lesunya pasar properti akibat dampak pandemi Covid-19, sejumlah pengembang terus berupaya melakukan inovasi baik dalam hal pemasaran maupun produk dalam menggaet konsumen. Bagi pengembang, masih ada kebutuhan akan hunian oleh masyarakat, khususnya segmen end user.

Direktur PT Jade Development, Prani Riniwati mengatakan, pada awal pandemi Covid-19, pasar properti memang sempat menurun sekitar 10 persen. Namun sejak akhir Mei 2020, permintaan mulai membaik, bahkan kondisi ini terus bertahan hingga akhir tahun 2020.

Tak heran, cluster Silver di perumahan Jade Hamlet yang ditawarkan sejak akhir tahun 2019, hingga kemarin sudah terjual sekitar 70 persen. Rumah yang berada di jalan utama perumahan tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp 500-an hingga 700-an juta.

“Masih bagus pasarnya meskipun ada pandemi. Bahkan penjualan kami selama pandemi naik 20 persen. Kami optimis sisa unit tipe Silver akan habis tahun depan,” kata Prani Riniwati saat meninjau progress pembangunan tipe Silver, Senin (28/12/2020).

Dijelaskannya, pada awal pandemi dia mengaku khawatir. Pasalnya ada beberapa calon pembeli yang membatalkan transaksi karena terdampak pandemic. Namun dengan kemudahan yang diberikan seperti penundaan pembayaraan DP empat bulan, akhirnya pasarnya kembali membaik.

Hal ini juga tertolong sejumlah bank khususnya bank BNI, Bank Mandiri dan BTN yang juga memberikan kemudahan dengan bunga lebih murah dibanding sebelum ada pandemic, akhirnya konsumen kembali bangkit dan membeli rumah.

Dia mengaku bunga KPR yang ringan membuat konsumen semakin tertarik membeli rumah. Sebab sekitar 90 persen pembeli menggunakan fasilitas KPR dari bank. Sisanya pembayaran cash. Bahkan selama pandemi pembavaran cash naik dari 5 persen menjadi 10 persen.  

Menjurut Prani, sebenarnya market masih cukup bagus khususnya untuk rumah dengan harga antara Rp 400 jutaan hingga Rp 800 jutaan. Sebab yang membutuhkan rumah masih cukup banyak terutama dari kalangan pasangan muda dan milenial.

Soal pembangunan rumah, dia mengaku tidak ada kendala. Hingga saat ini pembangunan terus dikebut. Diharapkan, dari 150 unit tipe Silver yang dikembangkan, pada Pebruari 2021 sudah mulai serah terima unit.

Sementara tahun depan pihaknya rencana mengembangkan tipe baru Ivory 3. Sebab Ivory 1 dan Ivory 2 sudah mau habis. Jumlah unit Ivory 3 yang akan dipasarkan nanti sebanyak 150 unit. Rencananya, cluster Ivory 3 akan dilepas dengan harga mulai Rp 350 juta.

“Awal tahun depan Ivory 3 akan kami pasarkan. Kami optimis responya akan bagus. Sebab harganya sangat terjangkau. Kami juga terus membangun fasilitas seperti water playground, komersial, taman bermain dan sarana olahraga,” ujar Prani. kbc7

Bagikan artikel ini: