Siap-siap! Bank sentral berpeluang kerek bunga acuan di 2021

Selasa, 5 Januari 2021 | 12:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ekonom memberikan sinyal jika Bank Indonesia atau bank sentral bakal menaikkan suku bunga acuan di tahun ini. Kebijakan itu dimungkinkan karena ada potensi bank sentral akan menarik diri secara perlahan bila perekonomian sudah bergerak.

"Tahun 2021 mesin perekonomian Indonesia akan menantikan penyaluran kredit bank komersial. Bank besar sudah menyatakan target penyaluran kredit level 5% dan ini sudah cukup karena ada berbagai dukungan stimulus dari pemerintah yang membantu," ujar Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin dalam sesi webinar di Jakarta, Senin (4/1/2021) 

Target pertumbuhan kredit 5% dinilainya mampu mendorong Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi 5% di tahun ini. Apalagi jika pemerintah masih memberikan stimulus ekonomi, seperti bantuan langsung tunai dan sebagainya. "Bank komersial akan ditunggu kinerja penyaluran kreditnya. Ini yang akan menjadi sentimen utama," katanya.

Perbaikan ekonomi sejatinya juga mulai terlihat dari aktivitas manufaktur melalui data Purchasing Manager's Index (PMI) Indonesia yang tumbuh menjadi 51,6 di Desember dari 50,4 di November.

Dia mengingatkan jika di tahun lalu bank sentral serentak menurunkan suku bunga, maka di tahun ini bukan tidak mungkin para bank sentral mulai menaikkan suku bunga karena melihat ekonomi mulai pulih. Namun, ini wajar karena fokus ke depan telah bergeser dengan peran bank komersial menyalurkan kredit ke nasabahnya. "Bank sentral juga tentu harus mengantisipasi inflasi," sebutnya.

Vaksin yang kini mulai didistribusikan akan memberi sentimen positif pada pasar keuangan. Menurut dia jika distribusi vaksin lancar dan kepercayaan bisnis serta investor kembali, maka proyeksi IMF pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini sebesar 6,1% bisa terjadi. kbc10

Bagikan artikel ini: