Subsidi BBM dan listrik tahun 2020 jebol hingga Rp15,5 triliun

Kamis, 7 Januari 2021 | 22:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi subsidi listrik dan bahan bakar minyak (BBM) tahun 2020 mencapai Rp 105,1 triliun . Beban yang ditanggung pemerintah itu jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp 89,6 trliun.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan subsidi listrik dan energi naik pada tahun lalu karena konsumsi BBM dan LPG bersubdi juga naik. Dari yang semula ditargetkan sebesar Rp 38,6 triliun naik menjadi Rp 55,4 triliun.

Sedangkan untuk subsidi listrik dari pagu anggaran Rp 51 triliun menjadi Rp 49,7 triliun.Realisasi subsidi pada 2020 sebesar Rp 105,1 triliun. "Ini untuk BBM dan LPG sebesar Rp 55,4 Triliun. Sedankan listrik sebesar Rp 49,7 triliun," ujar Arifin di Kamis (7/1/2020).

Untuk tahun ini, Arifin mengatakan pemerintah menargetkan penyaluran subsidi bisa lebih tepat sasaran. Meski memang pemerintah menaikan jumlah subsidi mengingat pandemi covid-19 maka masyarakat masih membutuhkan subsidi ini.

"Tahun depan, subsidi listrik dan LPG sebesar Rp 110,5 triliun. Sementara Rp 56,9 triliun untuk LPG sedangkan Rp 53,6 triliun untuk listrik," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: