Sriwijaya Air tetap operasikan 6 pesawat Boeing 737-500

Senin, 11 Januari 2021 | 13:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai Sriwijaya Air menyatakan masih memiliki enam pesawat jenis Boeing 737-500 yang masih beroprasional. Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air yang jatuh ke perairan Kepualan Seribu merupakan jenis Boeing 737-500.

"Masih ada enam (jenis Boeing 737-500)," kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air, Theodora Erika, Minggu (10/1/2021).

Dikatakannya, usai peristiwa jatuhnya pesawat tersebut, pesawat enam pesawat Boeing 737-500 itu langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Beberapa masih check," singkat dia.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJY 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Situs FlightRadar24 menyebutkan bahwa pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit. Saat ini proses pencarian terus dilakukan di wilayah perairan Kepulauan Seribu.

Sebelumnya, Dirut Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena memastikan pesawat tujuan Jakarta-Pontianak yang sempat hilang kontak dan jatuh dalam kondisi baik. Pasalnya pesawat tersebut sudah melakukan beberapa perjalanan.

"Kalau kondisi pesawat dalam keadaan sehat, sebelumnya pulang pergi ke Pontianak dan harusnya tidak ada masalah. Semuanya lancar," katanya.

Dia memastikan, gagal terbangnya Sriwijaya Air SJ182 selama 30 menit bukan karena mesin. Penundaan terjadi akibat hujan deras. "Penundaan akibat hujan deras," ujarnya.

Sekadar diketahui, pesawat jenis Boeing 737-500 terakhir kali kecelakaan pada 17 November 2013. Pesawat milik Tatarstan Airlines itu jatuh di Kazan, Rusia. Seluruh penumpang dan awak yang mungkin 50 orang tewas.

Kecelakaan selanjutnya terjadi pada 14 September 2008. Penerbangan milik Aeroflot jatuh di Perm. Seluruh penumpang dan awak yang dapat ditemukan 88 orang tewas.

Sementara, kecelakaan pesawat Boing 737 secara umum terjadi akibat banyaknya salah navigasi. Yakni sebanyak 108 kasus dengan korban jiwa sebesar 2.802. kbc10

Bagikan artikel ini: