Wacana syarat tes Covid-19 penumpang, ini kata Garuda

Sabtu, 16 Januari 2021 | 11:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbianis.com: Maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ikut angkat suara soal wacana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menghapus kewajiban tes corona untuk penumpang yang telah menerima vaksinasi.

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, pihaknya telah dan akan terus mengikuti aturan terbang pemerintah, tak terkecuali soal pembebasan tes corona ini.

"Kami akan ikuti aturan yang dibuat dan akan dibuat pemerintah, khususnya soal persyaratan terbang," katanya seperti dikutip, Jumat (15/1/2021).

Meski calon penumpang yang sudah menerima vaksinasi tak lagi diwajibkan menyertakan surat bebas Covid-19, bukan berarti protokol kesehatan tidak lagi dijalankan.

Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 belum berarti bebas dari virus tersebut. Dia mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap pakai masker, jaga jarak harus dipatuhi," ujarnya pada Rapat Kerja Komisi IX DPR RI, Kamis (14/1).

Diketahui, surat keterangan bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR maupun rapid test antigen menjadi salah satu syarat bepergian.

Syarat tersebut diambil untuk mencegah penularan Covid-19 di daerah dan menekan mobilitas penduduk.

Dalam masa Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, syarat bepergian antar dua pulau ini diharuskan menggunakan rapid test antigen atau RT PCR.

Kebijakan tersebut tertera dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri. kbc10

Bagikan artikel ini: