Kasus Covid-19 di RI tertinggi di Asia Tenggara, nomer 19 dunia

Senin, 18 Januari 2021 | 09:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia hingga kini belum menunjukkan akan reda dengan cepat. Bahkan, jumlah kasus Covid-19 secara akumulasi sejak ditemukan pertama kali di Indonesia sejak awal Maret 2020, kini sudah menembus 900.000 kasus corona.

Dengan penambahan sebanyak 11.287 kasus Covid-19 pada Minggu (17/1/2021), jumlah total kasus corona di Indonesia menjadi 907.929 kasus. Tanpa pengendalian yang ketat, serta disiplin protokol kesehatan, bukan mustahil kasus corona di Indonesia bisa menembus 1 juta kasus.

Prediksi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, puncak kasus corona di Indonesia akan terjadi pada pekan ke tiga atau keempat Januari 2021 atau pada pekan pertama di Februari 2021. 

Dengan penambahan kasus corona pada 17 Januari 2021, yakni 11.287, tambahan kasus Covid- 19 ini  juga menempatkan Indonesia di peringkat 19 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak di dunia, berdasarkan data Woldometers.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona di Indonesia bertambah 9.102 orang, merupakan rekor tertinggi. Sehingga kasus sembuh Covid-19 menjadi sebanyak 736.460.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 220 orang menjadi sebanyak 25.987 orang.

Masih merujuk data yang sama,  di antara negara-negara Asia, Indonesia menempati urutan ke-4 penyumbang kasus corona terbanyak.

Inilah urutan 10 besar kasus corona di Asia:

  1. India dengan total 10.558.710
  2. Turki dengan 2.380.665 kasus
  3. Iran dengan 1.324.395 kasus
  4. Indonesia dengan 907.929
  5. Irak dengan 607.587
  6. Israel mencapai 543.499
  7. Bangladesh ada 527.632
  8. Pakistan sebanyak 519.291
  9. Filipina mencapai 500.577
  10. Saudi Arabia sebanyak 364.753

Sementara di Asia Tenggara, Indonesia bahkan menjadi nomer satu dengan catatan kasus corona terbanyak.

Berikut urutan kasus corona di 10 negara di Asia Tenggara

  1. Indonesia: 907.929 kasus, 
  2. Filipina 500.577 kasus
  3. Malaysia 158,434
  4. Myanmar 133,869
  5. Singapura 59,113
  6. Thailand 12,054
  7. Vietnam 1,537
  8. Kamboja 439
  9. Brunei 174
  10. Laos 41 kasus

Lantaran masih tingginya tambahan kasus positif corona, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus corona sebesar 35%.

Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus corona hingga 45% kalau memakai masker kain. Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%. kbc10

Bagikan artikel ini: