Target serapan ikan produksi Perum Perindo capai 12.917 ton

Rabu, 20 Januari 2021 | 22:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia atau Perum Perindo berencana meningkatkan volume produksi ikan tahun ini, dengan lserapan menjadi 12.917 ton dari 5.143 ton tahun 2020. Target ini terhitung naik 151,51% secara tahunan atau year on year (yoy).

Untuk mencapai hal tersebut, BUMN ini akan memperluas lahan atau jumlah kemitraan, serta peningkatan kuantitas dan kualitas budidaya dari 551 mitra. pada 2020 menjadi 1.750 mitra tahun ini. Target jumlah kemitraan budidaya pun, terhitung naik 217,6% (yoy).

"Perum Perindo juga meningkatkan jaringan nelayan melalui kolaborasi dengan nelayan atau koperasi nelayan," terang Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Proyeksi tersebut merupakan pilar pertama yang dijalankan Perum Perindo, melingkupi nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia.Sementara, pada pilar Inovasi Model Bisnis, mereka berencana mengembangkan agribisnis terintegrasi untuk agribisnis ikan.

Meliputi pengembangan pabrik pakan, perikanan tangkap, manajemen pelabuhan, serta menjalin kerja sama dengan instansi maupun pemerintah daerah. "Inovasi-inovasi juga dilakukan dalam rangka transformasi menuju pengholdingan BUMN Perikanan," jelas Fatar.

Pada pilar Kepemimpinan Teknologi Perum Perindo akan menerapkan beberapa program teknologi informasi yang terintegrasi untuk seluruh proses bisnis perikanan, sebagai proses digitalisasi perusahaan ini. Salah satunya, penerapan Cash Management System (CMS) pada setiap transaksi bisnis perikanan.

Fatar menyebut hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya praktik kecurangan keuangan atau fraud di lingkungan Perum Perindo.Selanjutnya, mengenai pilar Peningkatan Investasi, Perum Perindo berencana merevitalisasi beberapa Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Unit Pengelolaan Ikan (UPI) sebagai upaya perolehan sertifikasi HACCP A untuk peningkatan ekspor.

HACCP atau Hazard Analysis Critical Control Point merupakan standar yang diterima secara internasional untuk mencegah kontaminasi mikrobiologi, kimia, dan fisik di sepanjang rantai pasokan makanan. Sementara, HACCP A merupakan standar dengan peringkat A, yang batas temuan minor maksimal 6 dan temuan mayor maksimal 5.

Kelima pilar perusahaan tadi dipaparkan Fatah dalam rangka hari jadi Perindo ke-31 pada 20 Januari 2021. Fata dan jajarannya berkomitmen menjalankan 5 pilar perusahaan sesuai amanah Kementerian BUMN.

Dia pun mengucapkan syukur perusahaan dapat bertahan di tengah pandemi dan gempuran ekonomi yang tidak pasti selama 2020. "Di usia 31 tahun ini, Perum Perindo akan terus menjalankan strategi bisnis perusahaan melalui 5 pilar yang mengacu pada visi misi Kementerian BUMN," jelasnya.

Selain kelima pilar tadi, Fatar mengaku bahwa Perum Perindo juga kerap lakukan desentralisasi bisnis, misalnya melalui perluasan kantor-kantor cabang dari lima menjadi tujuh cabang. Selanjutnya, perusahaan ini melakukan penguatan dan pengembangan SDM milenial sebagai bagian dari pilar Pengembangan Talenta. Hal ini dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Universitas untuk pegembangan bisnis perusahaan.kbc11

Bagikan artikel ini: