Yakin bakal ditolak, Eri-Armudji siap lawan gugatan Machfud-Mujiaman di MK

Kamis, 21 Januari 2021 | 12:25 WIB ET
Eri Cahyadi
Eri Cahyadi

SURABAYA - Tim advokasi pasangan calon Eri Cahyadi dan Armudji siap menghadapi gugatan dari Machfud Arifin-Mujiaman di Mahkamah Konstitusi (MK). Eri-Armudji mengajukan diri sebagai pihak terkait setelah gugatan Machfud-Mujiaman diregister oleh MK dengan nomor 88/PHP.KOT.XIX/2021.

“Kami sudah mendaftarkan permohonan sebagai pihak terkait ke MK,” ujar kuasa hukum Eri-Armudji, Arif Budi Santoso.

Arif optimistis gugatan Machfud-Mujiaman akan ditolak pada pemeriksaan persidangan tahap pertama pada awal Februari mendatang. Ada beberapa faktor yang membuat Arif yakin MK akan mengabaikan gugatan Machfud-Mujiaman.

Pertama, MK selalu konsisten menolak setiap gugatan Pilkada yang melebihi ambang batas selisih suara sesuai ketentuan UU Pilkada. Dalam hal ini, ambang batas selisih suara di Pilkada Surabaya maksimal 0,5 persen. 

“MK tidak pernah menyimpang dari ketentuan ambang batas. Ada beberapa preseden khusus MK menunda putusan, tetapi itu karena faktor yang sangat signifikan seperti pernah ada penghitungan suara di Papua sampai ricuh bakar-membakar dan PSU tidak dilaksanakan,” jelas Arif.

Oleh karena itu, lanjut Arif, sebenarnya pihak Machfud-Mujiaman tidak memiliki legal standing dalam gugatan ini. “Mengapa tidak punya legal standing? Ya karena pihak mereka menderita kekalahan dengan marjin di atas ambang batas sesuai ketentuan di UU,” tegas Arif.

Faktor kedua, papar Arif, semua materi gugatan yang dilayangkan Machfud-Mujiaman sudah dipatahkan di Bawaslu yang telah menyatakan tak ada pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif yang dilakukan kubu Eri-Armudji.

“Semua yang dituduhkan ke Eri-Armudji tak terbukti. Bahkan seharusnya kalau mau jujur, semua orang tahu siapa yang melakukan money politics, bagi uang sampai sembako, jadi jangan malah Eri-Armudji yang dituduh curang,” ujar Arif.

Bagikan artikel ini: