Beri kenyamanan pelanggan, nih layanan dan prokes di Honda Surabaya Center

Jum'at, 22 Januari 2021 | 09:45 WIB ET
Layanan sanitasi terhadap mobil pelanggan sebelum masuk bengkel di diler Honda Surabaya Center.
Layanan sanitasi terhadap mobil pelanggan sebelum masuk bengkel di diler Honda Surabaya Center.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kenyamanan, ketenangan dan jaminan kesehatan dalam beraktivitas kini menjadi prioritas utama masyarakat seiring dengan pandemi Covid-19. Hal itu tentu saja juga menjadi perhatian bagi kalangan pelaku industri untuk pelanggannya. Salah satunya industri otomotif.

Seperti yang dilakukan PT Honda Surabaya Center (HSC) sebagai diler utama mobil Honda wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara, yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat baik terhadap karyawan, pelanggan maupun pengunjung.

Marketing Sales and After Sales Service Manager PT Honda Surabaya Center (HSC) William Saputra, prokes ketat dilakukan baik dari sisi penjualan, bengkel, hingga kantor dan showroom.

"Untuk internal, kami memastikan seluruh karyawan yang bertugas masuk di dealer mulai dari SA, teknisi, kasir, hingga admin semuanya dalam kondisi sehat, dalam arti jika terdapat karyawan yg memiliki keluhan tidak enak badan, pusing, batuk, meriang kita minta mereka istirahat di rumah dan segera periksa ke dokter," katanya, Kamis (21/1/2021).

Tak hanya itu, terkait karyawan juga, pihaknya melakukan tes serologi rutin dua bulan sekali sebagai skrining awal, dan mewajibkan seluruh karyawan dan pengunjung menggunakan tetap masker. Selain tetap menerapkan prokes sesuai peraturan pemerintah, diantaranya cek suhu, penyediaan sarana cuci tangan dan hand sanitizer, mengatur jarak kursi minimal 1 meter, menyediakan jumlah kursi sesuai aturan yang ditetapkan, dan memberi partisi akrilik antara SA dgn customer.

"Dan setiap waktu staf kami juga melakukan sanitasi terhadap fasilitas yang digunakan bersama, misalnya pegangan pintu dan kursi ruang tunggu dan peralatan lain yang sering bersentuhan dengan orang," ulas William.

Sementara untuk kenyamanan pelanggan, prokes yang diterapkan di HSC diantaranya melakukan sanitasi terhadap mobil customer sebelum dan sesudah dilakukan service secara gratis. Namun jika ingin lebih menyeluruh, customer dapat menggunakan layanan fogging kendaraan secara berbayar. Sedangkan untuk pembayaran, pihaknya lebih memprioritaskan secara non tunai.

Terkait program servis selama pandemi dan penerapan new normal, William menyebut, pihaknya telah menerapkan metode digital dan mengutamakan beberapa layanan, diantaranya penggunaan aplikasi Honda e-Care sebagai sarana pembuatan janji (Booking Service).

"Layanan booking service ini adalah untuk mengatur jadwal kunjungan customer guna mengantisipasi penerapan jaga jarak dan pengaturan kapasitas. Sementara bagi customer yang enggan datang langsung ke dealer, kami menyediakan layanan Home Service dan Pick-up Service yang bisa datang ke rumah pelanggan," bebernya.

Dikatakannya, di awal-awal pandemi, layanan Home Service meningkat hingga 30 persen atau dua kali lipat dari sebelumnya. Namun seiring berjalannya waktu dan disertai seringnya edukasi mengenai pelaksanaan protokol kesehatan di dealer, kepercayaan konsumen diakuinya sudah pulih dan merasa nyaman datang langsung ke diler.

"Sementara dari sisi penjualan, memang dengan adanya pandemi ini, kami juga mendorong penjualan secara online dan memanfaatkan aplikasi atau layanan seperti sosial media dan market place. Kami beryukur minat dari layanan ini positif dan menjadi pilihan bagi calon konsumen," pungkas William. kbc7

Bagikan artikel ini: