Garuda angkut 33 ton manggis dari Padang menuju China

Jum'at, 5 Februari 2021 | 10:21 WIB ET

JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mengangkut produk ekspor pertanian dari Padang, berupa 33 ton komoditas manggis ke Guangzhou, China. Pengangkutan produk ekspor tersebut dilayani dengan penerbangan charter khusus rute Padang–Guangzhou pada, Rabu (3/2). 

Pengangkutan dengan penerbangan GA 8960 yang dioperasikan oleh armada A330-300 dengan daya angkut mencapai 40 ton pada setiap penerbangannya. Penerbangan charter kargo tersebut, diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Minangkabau, pada pukul 09.05 waktu setempat dan tiba pada pukul 14.45 waktu setempat di Guangzhou, China.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pengangkutan ekspor komoditas manggis dari Padang menuju Guangzhou tersebut merupakan penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan dalam memfasilitasi peningkatan daya saing produk ekspor nasional khususnya hasil pertanian masyarakat lokal. “Kami harapkan komitmen dukungan yang kami hadirkan dalam peningkatan daya saing produk ekspor nasional dapat mendukung visi Indonesia sebagai negara eksportir produk agragris unggulan di kancah global," ujar Irfan dalam siaran pers, Kamis (4/2).

Lanjutnya, melalui penerbangan ini, diharapkan dapat menyediakan layanan penerbangan langsung dengan waktu pengiriman yang lebih singkat tanpa transit. Sehingga kualitas dan kesegaran produk menjadi lebih terjaga serta dengan biaya logistik yang lebih kompetitif. "Kami juga harapkan dapat meningkatkan geliat ekspor produk produk unggulan Indonesia,” tambah Irfan.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno juga mengapresiasi dan terima kasihnya atas upaya Garuda Indonesia dalam mendukung ekspor manggis asli Sumatra Barat sebagai langkah awal dalam pemenuhan kebutuhan pasar global. Menurutnya hal tersebut secara langsung juga telah mendorong kesuksesan program pemberdayaan masyarakat di Sumatra Barat melalui pemberian bibit manggis yang telah dirintis sejak beberapa tahun silam.

“Dengan terbukanya jalur ekspor produk pertanian Sumatra Barat khususnya melalui ketersediaan penerbangan khusus kargo langsung dari Padang ini, diharapkan dapat menjadi semangat tersendiri bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil kualitas pertaniannya,” imbuhnya.

Seiring dengan peningkatan tren kebutuhan pengangkutan kargo yang terus tumbuh, Garuda Indonesia terus memperkuat pengembangan lini bisnis sektor kargo. Selain memaksimalkan pengiriman kargo melalui pemanfaatan kompartemen penumpang, Garuda Indonesia sebelumnya juga mengoptimalisasi jaringan penerbangan kargo dalam mendukung aktivitas direct call komoditas ekspor unggulan nasional di Indonesia Timur dengan membuka penerbangan khusus kargo Makassar – Singapura, Denpasar – Hongkong dan Manado – Narita yang dilayani sebanyak 1 kali per minggu dengan armada Airbus A330.

Bagikan artikel ini: