Pertamina EP Asset 4 Poleng dan SKK Migas monitoring program pengembangan masyarakat di 3 wilayah

Jum'at, 5 Februari 2021 | 15:28 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pertamina EP Asset 4 Poleng Field dan SKK Migas Jabanusa lakukan monitoring dan evaluasi program pengembangan masyarakat yang telah dilaksanakan di tahun 2020 di tiga wilayah kerja Perusahaan, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Gresik.

Diawali dengan meninjau Desa Lembung Paseser, rombongan SKK Migas yang diwakili oleh Wahyu Dono (Spesialis Pratama Dukungan Bisnis), Erwin Andriyanto Redy (Spesialis Hubungan Masyarakat) dan Dipta Dwi Pratiwi (Humas SKK Migas Jabanusa), Ivan Yustiawan (Administrasi & Keuangan SKK Migas Jabanusa) melanjutkan kunjungan ke lokasi SDN 1 Lembung Paseser dan Coastal & Marine Biodiversity Reserve (CMBR). 

Saat di lokasi CMBR Lembung Paseser, tim monev meninjau kawasan konservasi keanekaragaman hayati di pesisir dan laut. Program penanaman cemara laut sebanyak 1.000 pohon, pembangunan jembatan pemantauan mangrove sepanjang 350 meter, penerbitan buku avifauna lembung paseser, termasuk sosialisasi peraturan desa terkait pengelolaan kawasan pesisir dan laut melalui papan himbauan. Wahyu Dono, saat monev, turut menanam cemara laut di lokasi CMBR. “Semoga cemara laut ini dapat tumbuh dan bermanfaat untuk sekitar,” ujar Wahyu Dono, dalam siaran resmi yang diterima kabarbisnis.com, Surabaya, Jumat (5/2/2021).

Program yang melibatkan masyarakat secara langsung yakni pembibitan 25.000 mangrove yang memberdayakan perempuan di desa dan budidaya lebah madu trigona dikelola tersebut oleh warga. Ini diharapkan dapat menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat.

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan meninjau lokasi gerakan Jemur Wonosari sehat di Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Diketahui, PEP Poleng Field telah membantu 15 unit jamban sehat kepada warga yang belum memiliki jamban pada tahun 2020. Choirul Anam selaku Ketua LPMK Jemur Wonosari menjelaskan bantuan dinilai sangat bermanfaat untuk warga. 

“Program mengajak warga untuk stop buang air besar sembarangan sehingga kesadaran masyarakat dan kebersihan lingkungan dapat terjaga,” ujarnya. 

Koesaini, warga RT 03 yang mendapat bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PEP Poleng & SKK Migas. “Alhamdulillah manfaatnya sangat dirasakan oleh warga, kami berharap bantuan ini dapat dijaga sebaik-baiknya,” tambah Wahyu, 

Selanjutnya tim melanjutkan monitoring ke Desa Doudo Agro Edu Green Village. Didampingi Sutomo, Kepala Desa Doudo, dirinya berharap di tahun 2021 PEP Poleng Field dan SKK Migas dapat mendukung wisata telaga. 

 “Kita akan mendampingi pengelolaan wisata & pembangunan infrastrukturnya,” ungkap selaku Relation & Formalities Pertamina EP Asset 4 Poleng Field, Intan Anindita Putri.

Adapula bidang pendidikan, rombongan juga meninjau sekolah sadar lingkungan di MI Al Ikhlas & MI Muhammadiyah 3. Bantuan diberikan dalam bentuk komputer, pembuatan pojok biopori dan pemberian tong sampah dalam rangka menuju sekolah adiwiyata. 

“Kami berharap program dapat bermanfaat di kehidupan masyarakat dan kedepan program akan lebih ditingkatkan sehingga penerima manfaat semakin luas,” tutup Jemy Oktavianto selaku Poleng Field Manager di kesempatan terpisah.

Sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Homzah yang pada saat itu juga tengah dilakukan kegiatan mangrove sister school yakni edukasi lingkungan yang diberikan kepada siswa-siswi sejak 2019 tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Homzah mengaku bantuan renovasi sekolah, pojok baca, dan laboratorium komputer yang diresmikan di tahun 2020 sangat bermanfaat untuk sekolah. Hal tersebut disambut oleh PEP Poleng Field yang akan mengusahakan perbaikan infrastruktur yang bertahap dan berkelanjutan.kbc6

Bagikan artikel ini: