Gaikindo bidik penjualan mobil tahun ini tembus 750 ribu unit

Senin, 8 Februari 2021 | 14:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memutuskan untuk memundurkan jadwal pameran otomotif yang semula rencananya akan diadakan pada Maret menjadi Agustus 2021. Penundaan ini karena mempertimbangkan situasi pandemi virus corona (Covid-19).

Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto mengatakan, meski harus dilakukan penundaan pameran, pihaknya berharap di tahun ini pasar otomotif bisa lebih baik dari tahun lalu.

"Iya ditunda karena kami melihat situasi dan kondisi mengingat masih adanya pandemi Covid-19 ini," kata Jongkie, Minggu (7/2/2021).

Meski harus diundur, Jongkie berharap target penjualan mobil yang ditetapkan tahun ini tak meleset. "Kita berdoa saja agar Pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir ya sehingga semua  bisa kembali normal termasuk penjualan dan industri otomotif," harapnya.

Gaikindo optimistis penjualan mobil baru tahun ini dapat mencapai 750.000 unit. "Kita harapkan pertumbuhan ekonomi dapat terus meningkat dan kita harus optimistis target akan tercapai dan selalu realistis saja," imbuh Jongkie.

Sekadar diketahui, sepanjang tahun 2020 lalu penjualan mobil secara nasional dari pabrikan ke diler (wholesales) di pasar domestik mencapai angka 532.027  unit, sementara penjualan dari diler ke konsumennya (penjualan ritel) mencapai 578.327 unit.

Penjualan mobil secara nasional, baik wholesales maupun penjualan ritel sejatinya mengalami penurunan secara tahunan. Dibandingkan realisasi wholesales 2019 yang mencapai 1.030.126 unit, realisasi wholesales di tahun 2020 mengalami penurunan 48,35%, sementara penjualan ritel nasional di tahun 2020 mengalami penurunan 44,55% dari realisasi 2019 yang sebesar 1.043.017 unit.

Meski begitu, realisasi penjualan di tahun 2020 sejalan dengan target final yang dicanangkan Gaikindo. Sedikit kilas balik, Gaikindo sempat beberapa kali merevisi target penjualan selama tahun 2020. kbc10

Bagikan artikel ini: