Gandeng TPS, Prodi D4 K3 UNUSA kampanyekan budaya keselamatan kerja di sektor informal

Sabtu, 13 Februari 2021 | 10:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) harus terus ditumbuhkan dalam jiwa setiap pekerja di tanah air. Untuk itu, Indonesia telah mencanangkan Bulan K3 Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 Januari-12 Februari. Tahun ini, tema yang digulirkan adalah "Penguatan Sumber Daya Manusia Yang Unggul Dan Berbudaya K3 Pada Semua Sector Usaha".

"Sejalan dengan tema itu, Hima K3 Unusa telah melakukan edukasi pada sector informal melalui kegiatan Sosialisasi Budaya K3 di Sektor Informal," ujar Dosen Prodi DIV K3 Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Muslikha Nourma R, Surabaya, Sabtu (13/2/2021).

Hal ini dilakukan bermula dari, keprihatinan kami semua pada sector informal yang masih sangat kurang terkait pemahaman budaya K3 bahkan tidak mengetahui K3 itu apa. Mereka hanya fokus pada pekerjaan selesai dan tuntas, dapat orderan, dapat uang, namun sering kali kurang memperhatikan aspek keselamatan dan Kesehatan kerja yang mengancam mereka saat bekerja. Yakni dampak dari aktivitas pekerjaan yang bisa dirasakan saat itu juga atau efek jangka Panjang.

Menariknya kegiatan ini dilakukan di sembilan lokasi sector informal yaitu usaha pembangunan ruko (konstruksi), meubel, penggilingan padi, bengkel mobil, resto, bengkel las, home industry sandal dan percetakan. Yang dilaksanakan oleh kelompok-kelompok kecil di sekitar rumah mereka.

"Artinya selama pandemic ini untuk menghindari mobilitas mahasiswa, disyaratkan untuk kampanye budaya K3 dari wilayah rumah mereka. Sehingga kegiatan ini tersebar di area Sidoarjo, Gresik, Surabaya Dan Jombang," tambahnya.

Kegiatan yang ini juga mendapatkan Dukungan penuh dari perusahan yaitu PT. Terminal Petikemas Surabaya (PT. TPS) yang sejalan misinya dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional.

Kegiatan yang dilakukan diantaranya sosialisasi yaitu mengenalkan risiko atau bhaya di tempat kerja, budaya 5R (Rapi, Resik, Ringkas, Rawat, Rajin), personal hygiene, mengenal Penyakit Akibat Kerja (PAK), selamat bekerja dengan APD (alat pelindung diri) dan budayakan K3. Selain itu mahasiswa juga terus mengingatkan untuk menerapkan pentingnya 3M di masa pandemi Covid-19.

Selain memberikan sosialisasi kepada Pekerja, mahasiswa yang didampingi dosen dan HSSE PT. Terminal Petikemas Surabaya (PT. TPS) memberikan APD dan kelengkapan yang diperlukan saat bekerja. Itu semua bagian dari ikhtiar maju dan melangkah Bersama, sinergi perguruan tinggi, perusahaan (BUMN) untuk memberikan problem solving di sector informal (masyarakat).kbc6

Bagikan artikel ini: