Di tengah pandemi, industri kosmetik masih kinclong

Rabu, 17 Februari 2021 | 20:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah pandemi Covid-19, sektor kosmetik tumbuh signifikan di 2020. Ini terlihat dari kinerja pertumbuhan industri kimia, farmasi, dan obat tradisional, di mana kosmetik termasuk di dalamnya, tumbuh 9,39 persen.

"Sektor tersebut berkontribusi 1,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih dikutip dari Antara, Rabu (17/2/2021).

Dia menjelaskan, di tengah tekanan dampak pandemi covid-19, kelompok manufaktur tersebut mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa melalui capaian nilai ekspornya yang menembus US$317 juta atau Rp4,44 triliun pada semester I-2020, atau naik 15,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Industri farmasi dan obat tradisional, termasuk kosmetik, diharapkan terus didorong menggunakan bahan baku lokal karena Indonesia memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan negara-negara penghasil produk jamu dan kosmetik berbahan alami lainnya seperti China, Malaysia maupun Thailand.

"Indonesia memiliki potensi tanaman obat yang banyak tumbuh di berbagai wilayah dengan jumlah sekitar 30.000 spesies dari 40.000 spesies tanaman obat di dunia," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: