Sejahterakan petani Jatim, BNI Wilayah Surabaya dan Malang gelar workshop Kartu Tani

Kamis, 18 Februari 2021 | 23:10 WIB ET

SURABAYA - Sebagai salah satu bentuk dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terhadap Program Ketahanan Pangan dan dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai agen pembangunan di Indonesia, BNI ditunjuk sebagai penyalur Kartu Tani untuk Provinsi Jawa Timur.

Demi terwujudnya optimalisasi distribusi Kartu Tani di Jawa Timur, BNI Wilayah Surabaya dan Malang bekerja sama dengan Kementrian Pertanian, Kemenko Perekonomian, PIHC dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Workshop Percepatan Pengelolaan Kartu Tani Jawa Timur 2021.

Workshop Kartu Tani yang diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Februari 2021 di Hotel JW Marriott Surabaya merupakan media diskusi antar instansi meliputi BNI, Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Kemenko Perekonomian serta dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Pemimpin BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra, dan Pemimpin BNI Wilayah Malang, Beby Lolita Indriani.

Kartu Tani merupakan sarana akses layanan perbankan yang terintegrasi seperti simpanan, transaksi penyaluran pinjaman dan juga berfungsi sebagai kartu subsidi/wallet. "Kartu Tani membangun sistem agar program pemerintah bisa tepat seperti yang diinginkan sesuai asas 7T (Tepat Jumlah, Jenis Waktu, Tempat, Mutu, Harga dan Sasaran),"ujar Pemimpin BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra.

BNI menginisiasi dilaksanakannya workshop tersebut sebagai bentuk evaluasi implementasi Kartu Tani 2020 dan upaya percepatan distribusi kartu tani di Jawa Timur. Pada tahun 2021 untuk Jawa Timur distribusi Kartu Tani ditargetkan 100%.

"Dengan adanya workshop kartu tani tersebut BNI sebagai agent of development turut menyukseskan program pemerintah dalam bidang pertanian dan berharap semoga kedepan para petani di Jawa Timur lebih mudah menjalankan aktivitasnya agar bisa meningkatkan kualitas dan hasil panen sehingga mendorong program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan para petani itu sendiri," ujarnya. kbc4

Bagikan artikel ini: