Rasio kasus positif di RI lampaui standar WHO, ini langkah Satgas Covid-19

Senin, 22 Februari 2021 | 13:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Rasio kasus positif atau positivity rate virus corona (Covid-19) di Indonesia saat masih tinggi dan berada di angka 18,5%. Angka tersebut didapat dari perbandingan kasus positif yang didapat dari setiap pengetesan.

Rasio kasus positif tersebut tergolong tinggi bila dibandingkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang sebesar 5%.

"Tentunya hal yang harus diupayakan secara maksimal ialah pemutusan laju penularan," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, akhir pekan lalu.

Pemutusan laju penularan harus dilakukan di hulu penularan tersebut, baik di tingkat individu mau pun masyarakat. Disiplin dalam protokol kesehatan harus ditingkatkan untuk mencegah penularan.

Antara lain dengan menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau 3M. Langkah tersebut juga perlu dibarengi dengan peningkatan pengetesan Covid-19 pada kontak erat.

"Upaya lain yang seharusnya dilakukan ialah melakukan testing yang targeted agar dapat membendung penyebaran laju penularan yang lebih besar lagi," terang Wiku.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Kesehatan mendorong upaya testing bagi kontak erat. Dalam satu kasus akan dites sebanyak 20 orang hingga 30 orang kontak erat.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga Jumat (19/2), telah dilakukan tes sebanyak 10,27 juta spesimen. Dari angka tersebut sebanyak 1,26 juta terkonfirmasi positif Covid-19. kbc10

Bagikan artikel ini: