Kapolda Jatim ajak AMSI bersama perangi hoaks

Selasa, 23 Februari 2021 | 22:46 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta menggandeng Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Jawa Timur untuk perang menangkal pemberitaan hoaks.

Hal itu disampaikan pada audiensi yang juga dihadiri Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan anggota AMSI yang digelar di Gedung Tribrata Lantai 2, Mapolda Jatim, Selasa (23/2/2021).

"Saya ucapkan terima kasih, selama ini kami terdukung dengan teman-teman AMSI," tutur Kapolda Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam kesempatan itu, kapolda juga menyampaikan program Kapolri Jenderal Polisi Sigit Listyo Prabowo yang akan membentuk sebuah badan untuk menangkal hoaks bekerja sama dengan organisasi-organisasi media, seperti PWI maupun AMSI.

"Saya berkeinginan AMSI menjadi bagian pembentukan badan yang menjadi criminal justice system-nya kita. Sehingga tidak setiap berita hoax itu diproses pidana. Jadi dibahas dulu, kalau orangnya (pelaku hoaks) meminta maaf, nanti kita beritakan, selesai," kata kapolda.

Lanjut kapolda, kalaupun harus ada penegakan hukum bagi pelaku penyebar hoax. Tetapi pidana harus menjadi cara terakhir sebelum sistem tersebut berjalan.

Sementara Ketua AMSI Jatim, Arief Rahman mengatakan, dia mendukung penuh komitmen Kapolda Jatim. Pasalnya, AMSI sendiri awal berdirinya mempunyai misi menangkal berita bohong atau hoaks.

"Terima kasih banyak untuk jajaran Polda Jatim yang telah menerima pengurus AMSI periode 2020-2023. AMSI sendiri ini berangkat dari perang melawan hoaks sejak awal. Ranah kami memang memerangi hoaks itu," kata Arief Rahman.

"Kami pun sangat senang dan sangat terbuka untuk berkolaborasi secara sinergis dengan Polda Jatim dan Forkopimda memerangi berita bohong ini. Saya kira kenyamanan, keamanan dan kondusifitas sosial akan tercipta bila hoaks bisa diperangi bersama," ujar Arief.

Salah satu pendiri AMSI, Dwi Eko "Lucky" Lokononto menambahkan, jika di dalam keanggotaan AMSI yang terdiri dari ratusan media ini, memiliki program Cek Fakta.

Program tersebut dilakukan AMSI melalui sinergi dengan berbagai pihak untuk verifikasi berita atau informasi yang disinyalir bohong atau palsu. Pengecekan ini melibatkan beberapa aplikasi dan network AMSI se-Indonesia.

"Ada pelatihan Cek Fakta di anggota AMSI Jawa Timur. Mungkin nanti operasionalnya bisa bahu-membahu dengan teman-teman Polda Jatim dan tim. Semoga nanti bermanfaat," kata Lucky.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta juga memastikan akan hadir dalam pelantikan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim Periode 2020-2023, pada Maret 2021 mendatang.

"Pasti hadir," ujar Irjen Nico menimpali Arief Rahman, Ketua AMSI Jatim terpilih. kbc10

Bagikan artikel ini: