BI siap edarkan uang digital

Kamis, 25 Februari 2021 | 16:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa bank sentral bakal menerbitkan mata uang digital. Saat ini, perumusan bank sentral mata uang digital masih dilakukan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam CNBC Economic Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

"Kami sedang rumuskan yang nanti kemudian BI akan terbitkan central bank digital currency," ujar Perry.

Dia mengungkapkan, uang digital itu nantinya akan diedarkan bersama bank dan fintech secara wholesale maupun retail.

"Dalam konteks ini, kami juga melakukan kerja sama beserta dengan bank-bank sentral lain. Kami antara bank sentral saling studi untuk menyusun dan mengeluarkan insyaallah ke depannya central bank digital currency," ujarnya.

Terkait peredaran bitcoin, Perry menegaskan uang kripto itu tidak sah sebagai alat pembayaran di Indonesia. Hal itu sesuai dengan Undang-undang tentang Mata Uang yang menyatakan seluruh alat pembayaran menggunakan koin, kertas dan digital menggunakan rupiah.

"Sejak dari awal kami sudah ingatkan dan tegaskan bitcoin tidak boleh sebagai alat pembayaran yang sah demikian juga mata uang lain selain rupiah," tegasnya.

Mengutip Reuters, popularitas bitcoinsempat menyentuh rekor tertinggi pada Minggu (21/2/2021) lalu yakni US$58 ribu atau Rp812 juta. Kenaikan terjadi seiring banyaknya perusahaan mainstream yang mengadopsinya seperti Tesla Inc dan Mastercard.

Namun pekan ini, bitcoinsudah kembali ke bawah US$50 ribu karena komentar skeptis sejumlah tokohdi antaranya Elon Musk, Bill Gates, dan Menteri Keuangan AS Janet Yellen. kbc10

Bagikan artikel ini: