Pebisnis properti optimis insentif PPN jadi motor pemulihan ekonomi

Rabu, 3 Maret 2021 | 13:22 WIB ET
Hendro Gondokusumo
Hendro Gondokusumo

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha menyambut baik langkah pemerintah yang memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) sektor properti selama enam bulan per Maret 2021. Mereka berharap program tersebut mampu menggairahkan pasar dan perekonomian nasional di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Properti, Hendro Gondokusumo mengatakan, langkah pemerintah dengan memberikan insentif pajak tersebut memang sudah ditunggu-tunggu kalangan pelaku usaha.

"Semoga insentif ini bisa cepat kita implementasikan sehingga memberikan hasil nyata dalam 6 bulan ke depan," katanya, Rabu (3/3/2021).

Founder sekaligus CEO PT Intiland Development Tbk tersebut berharap insentif ini dapat menggerakkan sektor properti agar bisa menjadi motor pemulihan ekonomi utk menggerakkan 175 industri ikutan dengan 350 jenis UMKM dan 30 jutaan tenaga kerja.

"Mari kita semua berkolaborasi dan bergerak bersama untuk menyukseskan program pemerintah guna memperluas investasi, mempermudah usaha dan menciptakan lapangan kerja," ujar Hendro.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pemberian insentif fiskal untuk sektor properti berupa PPN ditanggu pemerintah (DTP) untuk rumah tapak dan rumah susun (rusun) selama 6 bulan sejak 1 Maret-31 Agustus 2021. Besaran PPN DTP, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21/PMK.010/2021, sebesar 100% bagi rumah dengan harga jual hingga Rp 2 miliar dan diskon 50% dengan harga jual di atas Rp 2 miliar-Rp 5 miliar. kbc7

Bagikan artikel ini: