Pemerintah targetkan vaksinasi Covid-19 jangkau 1 juta/hari mulai Juni 2021

Kamis, 4 Maret 2021 | 12:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menargetkan bisa melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat sebanyak 1 juta suntikan dalam satu hari mulai Juni 2021 mendatang.

Alasannya, pada periode Januari hingga Juni 2021 ketersediaan vaksin Covid-19 di Indonesia baru diperkirakan sebanyak 90 juta dosis atau setara 45 juta orang.

“Saya minta di Maret-April ini 500.000. Juni-Juli baru 1 juta. Kenapa, karena ketersediaan vaksinnya di Juni-Juli baru bisa 25 jutaan sebulan. Sebelumnya kita enggak punya vaksin sebanyak itu,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/3/2021).

Mantan Wakil Menteri BUMN ini menambahkan, untuk mencapai herd immunity di Indonesia dibutuhkan 181,5 juta orang divaksinasi. Namun, pada Semester I 2021 ditargetkan baru sekitar 45 juta orang bisa disuntikan.

“Kita mulai dari 10.000, diejekin oleh seluruh dunia, dibilang Indonesia 10.000 butuh 10 tahun baru selesai. Kemarin kita tembus sampai 100.000 diejekin mungkin butuh 5 tahun, kemarin 200.000. Orang tanya, saya bilang sebaiknya kita enggak perlu cepat-cepat juga. Kalau kita 1 juta per day dilakukan di Januari, tiga hari selesai yang 3 juta itu. Tapi nanti dalam enam bulan enggak punya vaksin lagi,” kata Budi.

Budi menuturkan, tugas berat pemerintah ada di Semester II 2021. Pada periode tersebut pemerintah harus menyelsaikan vaksinasi untuk 140 juta orang hingga akhir 2021.

“Beda dengan enam bulan pertama cuma 45 juta. Itu akan masalah, karena itung-itungan saya butuh 2-3 juta per day. Untuk bisa melakukan eksekusi 2-3 juta per day kita latihannya musti dari sekarang,” ungkapnya.

Untuk itu, Budi mengajak peran serta seluruh komponen bangsa dalam program vaksinasi ini. Sebab, jika hanya mengandalkan pemerintah saja akan berat.

“Karena vaksinasi bukan hanya untuk melindungi individu, vaksinasi ini untuk mencapai herd immunity untuk bisa melindungi tetangga, keluarga kita, seluruh masyarakat Indonesia sebagai komunitas bersama. Ini bukan program individualis, ini program yang sangat sosialis,” pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: