Dihadiri Jokowi, pengusaha muda ajak tokoh nasional kompak bangkitkan ekonomi

Kamis, 4 Maret 2021 | 21:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bakal menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII di Hotel Kempinski Jakarta pada 5-7 Maret 2021.

Menurut Ketua Panitia Rakernas HIPMI XVII, Rohalim Boy Sangadji, kegiatan tersebut bakal dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan akan dihadiri pengurus dari 34 Badan Pengurus Daerah (BPD) se-Indonesia.

Selain itu, para tokoh nasional juga dijadwalkan hadir untuk memberikan arahan kepada seluruh pengurus HIPMI se-Nusantara. Mereka di antaranya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Tentu, menurut pria yang akrab disapa Boy ini, momen ini akan dimanfaatkan untuk merangkul dan mengajak tokoh nasional baik pengusaha maupun elite politik untuk berinovasi dan membangkitkan perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19.

"Rakernas ini mengangkat tema Berinovasi Bangkitkan Ekonomi. Berangkat dari tema tersebut, selain membahas konsolidasi internal organisasi HIPMI, Rakernas juga akan membahas perkembangan perekonomian dan dunia usaha terkini," ujar Boy, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3/2021).

Untuk itu pula, pada momen ini pihaknya akan memfasilitasi para tokoh nasional untuk menyampaikan pandangannya terhadap kontribusi pertumbuhan ekonomi ke depan.

"Melalui Rakernas, HIPMI ingin memberikan kesempatan kepada tokoh nasional untuk tetap berkontribusi untuk negara. Kita ingin tetap menjaga keharmonisan dengan pemerintah," jelasnya.

Ditambahkan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan & Kelembagaan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI ini, keharmonisan dengan pemerintah harus selaras dan serasi agar pandangan generasi muda tentang usaha semakin bergairah, sehingga pesan dari pengusaha kepada regulasi bisa tercapai.

"Kami ingin hubungan antara pengusaha dengan pemerintah bisa terus terjalin dan semangat sinergi membangun negeri. Ini penting untuk kita terus berkontribusi mendorong perekonomian nasional," ujar Boy. kbc10

Bagikan artikel ini: