Bidik pangsa pasar smartphone 15 persen, ini strategi Infinix

Minggu, 14 Maret 2021 | 12:02 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Di tengah ketatnya pasar produk smartphone di Tanah Air, selain juga masih adanya pandemi Covid-19, Infinix Mobile optimis tahun ini bisa mendongkrak penjualan dan pangsa pasar.

Country Marketing Manager Infinix Smartphone Indonesia, Sergio Ticoalu mengatakan, saat ini pangsa pasar smartphone Infinix di Tanah Air di kisaran 5-6 persen. Namun pihaknya menargetkan hingga akhir tahun 2021 ini bisa naik menjadi 15 persen.

"Untuk peringkat sendiri saat ini Infinix masih di posisi 6, dan kami optimis tahun ini bisa masuk 5 besar," ujar Sergio di Surabaya, baru-baru ini.

Untuk bisa menggapai target itu, dia bilang, telah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari produk baru, perluasan jaringan penjualan dan purna jual, hingga beragam aktivitas dengan merangkul komunitas.

Memiliki motto "The Future is Now", Infinix hadir untuk membuat konsumen menonjol di tengah keramaian dan menunjukkan kepada dunia siapa mereka sebenarnya. Infinix berkomitmen menyediakan teknologi paling mutakhir, dengan menghadirkan desain yang berani dan bergaya, serta menjaga konsumen untuk tetap mengikuti tren.

Di pasar Indonesia, Infinix menghadirkan lima lini produk, yakni tipe Smart, Hot, Note, S, dan Zero. Sergio menyebut, Smart Series dibanderol di harga Rp1 juta-Rp1,5 jutaan, Hot sekitar Rp1,5 juta-Rp2 jutaan, Note Series di harga Rp2 juta-2,5 jutaan, S Series Rp2 juta-Rp3 jutaan, dan Zero di harga Rp 3 juta-Rp 3,5 jutaan.

"Kami memang menyasar segmen anak.muda dan entry level. Dengan modal perangkat smartphone yang memiliki banyak keunggulan, seperti kapasitas baterai besar, dan bisa diklaim kami adalah ponsel gaming dengan harga terjangkau," ujar Sergio.

Tak hanya smartphone, tahun ini pihaknya juga akan mengguyur pasar dengan produk laptop hingga smart TV.

Terkait jaringan, untuk pasar offline dia mengklaim Infinix sudah hadir di 80 persen kota-kota di Tanah Air. Selain segmen ritel, Infinix telah menggandeng Erafone untuk memperkuat pasar offline guna memaksimalkan pelayanan purna jual kepada para pengguna.

"Penjualan secara offline merupakan salah satu misi besar Infinix pada 2021 ini, dimana Infinix ingin secara nyata memastikan seluruh produk yang di pasarkan bisa tersebar luas kepada seluruh konsumen di Indonesia," ujar Sergio.

Sementara di pasar online, Infinix juga cukup agresif dalam hal penjualan. Terbukti, merek ini mampu mempertahankan pencapaian sebagai Top 1 Smartphone Brand Terlaris di Lazada 12.12 untuk ketiga kalinya setelah Harbolnas 9.9 dan Harbolnas 11.11.

"Untuk layanan after sales service, kami juga menggandeng Carlcare," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: