Duh! Status Indonesia kembali turun ke lower middle income

Rabu, 17 Maret 2021 | 10:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia dinyatakan kembali lagi ke lower middle income dengan pertumbuhan domestik bruto (PDB) per kapitanya menjadi US$3.900. Hal itu membuat target PDB sebesar US$13.162 tahun 2036 akan sulit tercapai, lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia terus terkoreksi.

"Apalagi tahun 2045 untuk mencapai US$23.199, kalau pertumbuhan ekonomi hanya rata-rata 5%, hitungan kami mungkin kita masih di middle income belum lulus dari middle income trap," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa dalam seminar secara virtual, Selasa (16/3/2021)

Meski begitu, untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah masih bisa dilakukan. Salah satu adalah dengan melakukan pengembangan pengetahuan dan inovasi

"Indonesia harus membangun ekonomi dari pondasi pengetahuan dan inovasi," terangnya.

Indonesia masih bisa mewujudkan target-target untuk menjadi negara maju dengan menerapkan strategi membangun pondasi yang didasari dengan ilmu pengetahuan dan inovasi.

"Ilmu pengetahuan dan inovasi sebenarnya sudah kita sertakan sebagai komponen penting dalam perencanaan pembangunan. Ilmu pengetahuan dan inovasi itu memang diperlukan sebagai titik ampu untuk memastikan ketercapaian visi Indonesia 2045," ujar Suharso.

Dia menambahkan, jika Pemerintah Indonesia mampu memanfaatkannya dengan maksimal, maka pergeseran ekonomi ekstraktif menjadi ekonomi inklusif berbasis ilmu pengetahuan dapat di capai.

"Untuk menuju ekonomi berbasis pengetahuan tentu yang harus kita pastikan adalah evolusi inovasi dan ilmu pengetahuan," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: