Pintu turis ke Bali dibuka Juni, Sandiaga kejar target 2,5 juta vaksin

Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana membuka kembali sektor pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara pada Juni atau Juli 2021 mendatang.

Namun, hal tersebut akan dilakukan jika kondisi Covid-19 di dalam negeri sudah terkendali dan penanganan pandemi di Indonesia mendapatkan respons yang baik dari berbagai negara.

"Ini mengutip dari Bapak Presiden. Kalau semua angkanya kondusif, kalau semua patuh dan kita mendapatkan reciprocity dari negara sabahat, mudah-mudahan Juni-Juli kita bisa mulai untuk wisatawan mancanegara," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Rakernas PHRI 2021, Kamis (18/3/2021).

Sandiaga menuturkan, beberapa waktu sebelumnya ia bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi di Bali untuk mengejar target 2,5 juta orang tervaksinasi sebelum Juli.

"Bali sebagai destinasi tulang punggung mendapatkan tugas untuk 2 juta-2,5 juta lebih vaksin sebelum bulan Juli," tutur Sandiaga.

Dia berharap dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat serta tracing dan testing yang diperkuat, vaksinasi akan menekan penularan Covid-19 dan confidence level di Bali kembali meningkat.

"Sehingga sesuai arahan beliau, pariwisata nusantara sudah bisa kembali ke Bali dan wisatawan mancanegara kita mulai uji cobanya," jelas Sandiaga.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk para petugas pelayanan masyarakat, tokoh agama dan adat, dan manula, di Puri Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/3).

Dalam peninjauan itu, Presiden didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Bali telah menetapkan tiga zona hijau destinasi wisata di Bali, yakni Ubud, Sanur dan Nusa Dua. Zona hijau destinasi wisata ini maksudnya adalah destinasi wisata yang bebas dari Covid-19.

Hal ini diharapkan akan membuat para turis, baik dari domestik dan luar negeri, merasa aman berlibur di Bali. Sebaliknya, bagi industri wisata dan masyarakat Bali akan aman dan nyaman karena turis yang datang itu sudah bebas covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyebut destinasi wisata di Ubud, Sanur, dan Nusa Dua di Provinsi Bali yang telah ditetapkan sebagai wisata zona hijau atau bebas covid-19 akan bisa menerima wisatawan mancanegara (wisman) mulai 17 Agustus 2021.

"Berdasarkan pembicaraan dengan Menparekraf Sandiaga Uno, Ubud dan dua destinasi wisata zona hijau lainnya di Bali akan mulai menerima turis asing pada 17 Agustus 2021. Ini masih tahap uji coba," tuturnya. kbc10

Bagikan artikel ini: