3 Juta pelaku UMKM pindah ke jualan online selama pandemi

Rabu, 24 Maret 2021 | 20:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kerja dan penjualan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kementerian Keuangan bahkan mencatat ada sebanyak lebih dari 3 juta pelaku UMKM mengubah penjualannya dari konvensional menjadi serba digital selama pandemi.

"Selama Covid-19 ada 3 juta lebih UMKM pindah ke digital, ternyata bisa survive," ungkap Sri Mulyani dalam Webinar: Katadata Indonesia Data and Economic Conference 2021, Selasa (23/3/2021).

Sementara, Sri Mulyani menyatakan transaksi e-commerce di Indonesia naik sembilan lipat dalam lima tahun terakhir, yakni 2015-2020. Secara global, transaksi e-commerce selama 2014-2020 naik 20 persen. "Saya yakin setelah covid-19 transaksi jauh lebih cepat," ujar Sri Mulyani.

Dia melihat perkembangan sektor digital akan semakin signifikan ke depannya. Untuk itu, pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur di sektor digital tahun ini.

"Kami siapkan dana untuk yang berhubungan dengan teknologi Rp29,6 triliun. Ini untuk menghubungkan berbagai macam blank spot di Indonesia," terang Sri Mulyani.

Dana itu akan digunakan untuk membangun base transceiver station (BTS) dan dihubungkan dengan 12 ribu titik layanan publik yang selama ini belum ada akses internet. Menurut Sri Mulyani, pemerintah akan membangun ribuan BTS tahun ini.

Jika internet sudah bisa diakses di daerah-daerah terpencil, maka pemerintah akan menyiapkan dana agar masyarakat setempat bisa menikmati internet. Hal ini khususnya di sekolah dan puskesmas.

"Puskesmas, sekolah yang akan gunakan internet kan harus bayar internet. Puskesmas dan sekolah itu anggarannya dari APBN," pungkas Sri Mulyani. kbc10

Bagikan artikel ini: