Yuk manjakan lidah dengan menu favorit di Warung Dulang 88

Jum'at, 26 Maret 2021 | 11:53 WIB ET
Owner Warung Dulang 88, Ny. Lia Darina (kiri) bersama suami, Irjen Pol  Adnas saat grand opening.
Owner Warung Dulang 88, Ny. Lia Darina (kiri) bersama suami, Irjen Pol Adnas saat grand opening.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Makan bersama keluarga atau teman memang memberi suasana berbeda, meski seiring dengan pandemi Covid-19 dimana ada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Nah, kini ada pilihan tempat yang bisa menjadi referensi masyarakat di Surabaya dan sekitarnya, Warung Dulang 88.

Restoran yang berlokasi di Jalan Ketintang Baru XIV/1 Surabaya ini terinspirasi dari kata Dulang dalam istilah Jawa, yang bermakna menyuapi, digambarkan sebagai aktifitas seorang ibu yang menggendong anaknya dengan menyelipkan ucapan dan doa dalam setiap suapannya. Ini memberikan makna filosofis atas apa yang dibutuhkan seorang anak.

Sedangkan pengertian Dulang dalam istilah Sunda merupakan tempat untuk mengaduk-aduk nasi setelah nasi selesai dimasak dan sebelum nasi tersebut dimasukkan ke tempat nasi (terbuat dari anyaman bambu) yang disebut boboko. Ada makna filosofis disana yattu akan mempersembahkan sajian terbaik yang dibutuhkan oleh para tamu.

Pemilik Warung Dulang 88, Lia Darina menuturkan, dengan konsep family resto & cafe, sejak awal dibukanya restoran kami pada Juli 2020 lalu, dia bersyukur mendapat respon positif dari pelanggan. "Bukan saja dari  masyarakat sekitar, namun juga pegawai perkantoran, hingga anak-anak muda dan keluarga," jelasnya di sela grand opening Warung Dulang 88, Rabu (24/3/2021).

Dengan menu tradisional yang disajikan, diharapkan restoran yang juga menyediakan spot-spot yang instagrammable tersebut bisa diterima berbagai segmen, mulai keluarga, pekerja kantor, hingga anak muda. Namun demikian, ada juga pilihan menu chinese food dan western.

Tak heran, menu-menu yang ditawarkan pastinya mengundang selera, yakni perpaduan masakan Nusantara, seperti kepala ikan kakap yang diolah menjadi Woku (kuliner khas Sulawesi Utara) dan nasi goreng wadul yang unik, sop iga, hingga makanan ringan lain yang menarik. Untuk harga, jangan khawatir karena masih sangat terjangkau dan tak akan menguras kantong.

"Kami akan membuka jadwal restoran dengan waktu lebih pagi dari sebelumnya. Restoran kami akan menyiapkan menu-menu sarapan pagi favorit dengan citra rasa hotel bintang lima. Dan tidak ketinggalan ada banyak pilihan-pilihan menu paket lainnya yang akan bisa dinikmati bersama keluarga tercinta maupun kolega terdekat," papar Lia.

Pihaknya juga tetap memathui protokol kesehatan, seperti tempat cuci tangan dan hand sanitiser, dan untuk kapasitas dari total 100 kursi untuk sementara selama pandemi masih hanya dibolehkan diisi 50 persen. kbc7

Bagikan artikel ini: