Nilai transaksi di pasar modal terus menurun, ini penjelasan BEI

Rabu, 7 April 2021 | 16:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dalam beberapa hari belakangan ini, nilai transaksi di pasar modal mengalami penurunan.

Atas hal ini, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia atau BEI, Laksono W Widodo menjelaskan, turunnya nilai transaksi itu disebabkan adanya January effect yang biasa terjadi di awal tahun. "Plus euforia karena adanya program vaksinasi yang sedang berjalan yang akan mendongkrak perekonomian," ujar Laksono seperti dikutip, Selasa (6/4/2021).

Setelah itu, lanjut dia, euforia menyusut dan investor menunggu hasil nyata dalam perbaikan ekonomi. Di samping itu, belum semua emiten juga melaporkan Laporan Keuangan 2020.

"Sehingga market masih wait and see," ujarnya.

Laksono pun mengatakan kondisi serupa juga terjadi di pasar modal lain di luar negeri.

Laksono mengatakan wacana pembatasan mudik selama libur Lebaran juga dapat berpengaruh terhadap sentimen investor terkait pemulihan ekonomi. "Tentunya juga berpengaruh terhadap penurunan IHSG karena sikap 'wait and see' tersebut," ungkapnya.

Sementara itu nilai transaksi pasar saham belakangan ini mengalami penurunan. Pada perdagangan Selasa (6/4/2021), transaksi harian di BEI tercatat sebesar Rp 9,35 triliun.

Nilai ini menyusut dari nilai transaksi perdagangan pada pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 10 triliun hingga Rp 12 triliun. Adapun pada awal tahun ini, nilai transaksi bisa mencapai Rp 15 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: