Talaud berpotensi jadi pusat pertumbuhan ekonomi di perbatasan laut

Senin, 12 April 2021 | 09:20 WIB ET

MANADO - Kabupaten Kepulauan Talaud, Manado, Sulawesi Utara memiliki potensi ekonomi yang besar dengan sumber daya perikanan yang melimpah. Untuk itu, Bupati Kepulauan Talaud mengusulkan wilayahnya menjadi percontohan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi di perbatasan laut. "Pemerintah akan mendalami usulan ini," tutur Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Pengembangan Wilayah Perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (9/4).

Febry menyampaikan, Presiden Joko Widodo telah mewujudkan pusat ekonomi baru di perbatasan darat melalui konsep Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan, Papua dan Nusa Tenggara Timur. Hal serupa pun bisa diikuti 

posisi Kabupaten Talaud yang berbatasan langsung dengan pusat perikanan Kota General Santos, Filipina. "Maka harus kita optimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," jelas Febry 

Rapat Koordinasi Teknis Pengembangan Wilayah Perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud, dihadiri perwakilan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, bahkan BUMN. Beberapa di antaranya pejabat dan perwakilan dari 21 Kementerian/Lembaga dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Ini menunjukkan bahwa negara serius untuk menghadirkan kesempatan yang sama bagi masyarakat perbatasan dalam dapat mengakses kesejahteraan," ungkap Febry.

Turut hadir pada rapat ini, Tenaga Ahli Utama KSP Alan Frendy Koropitan mengajak semua pihak fokus kepada tujuan mewujudkan pertumbuhan ekonomi di perbatasan laut ini. "Jangan terbatas dengan regulasi yang sudah ada. Terobosan-terobosan yang solutif dan telah menjadi karakter Presiden Jokowi lah yang harus kita konsepkan," ujar Alan.

Bupati Kabupaten Talaud Elly Engelbert Lasu pun memaparkan konsep penciptaan pusat pertumbuhan ekonomi di perbatasan laut. Salah satunya mengenai rencana yang terukur dan kerja nyata dengan melibatkan akademisi Universitas Sam Ratulangi untuk menyiapkan konsep pengembangan daerah. Elly juga menyebut, masyarakat pun secara aktif mempersilakan lahannya untuk pembangunan sarana prasarana penunjang ekonomi.

"Ekonomi kita akan terpengaruh cepat ketika kita membuka hubungan ekonomi langsung dengan Filipina secara keseluruhan," kata Elly. kbc9

Bagikan artikel ini: