Sosialisasi 4 Pilar jelang Ramadan, anggota MPR ajak warga perkuat gotong royong

Rabu, 14 April 2021 | 10:32 WIB ET

PASURUAN – Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, mengajak warga untuk memperkuat gotong royong memasuki bulan Ramadan. Hal itu selaras dengan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan yang dimiliki Indonesia.

”Mari bergotong royong membantu masyarakat yang membutuhkan. Kita akan segera memasuki Ramadan. Selain bermakna ibadah yang memperkuat relasi antara manusia dan Tuhan, bulan Ramadan juga harus diisi dengan berbagai ikhtiar untuk saling membantu antarwarga. Dengan saling membantu itu pula, dan atas pertolongan Tuhan, kita bisa melewati pandemi Covid-19 ini dengan baik,” ujar Mufti Anam saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pasuruan, Sabtu (10/4/2021).

Seperti diketahui, Indonesia memiliki empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Konsolidasi empat pilar ini pertama kali dilakukan oleh Almarhum Taufiq Kiemas saat beliau menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2009-2014.

Mufti Anam menerangkan, empat pilar kebangsaan tersebut adalah Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Salah satu dari empat pilar itu adalah Pancasila. Ini adalah ideologi bangsa, falsafah hidup, dan dasar negara, yang digali Bung Karno dari kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia, pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945,” jelasnya.

Mufti menjelaskan, salah satu nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah gotong royong. Jika nilai-nilai gotong royong diaplikasikan, Indonesia diyakini bisa melewati masa sulit pandemi Covid-19 dengan baik.

“Nilai gotong royong akan selalu membawa bangsa kita bersama-sama melewati masa sulit. Itu terbukti sejak era perebutan kemerdekaan hingga menghadapi berbagai krisis, semuanya berhasil dilewati oleh bangsa ini dengan gotong royong seluruh pihak,” ujar politisi muda tersebut.

Mufti juga mengajak warga untuk selalu optimistis dalam menatap masa depan bangsa. Meski saat ini pandemi Covid-19 menghadirkan banyak tantangan, Mufti yakin, situasi akan semakin baik.

”Vaksinasi sudah mulai berjalan. Ayo semuanya optimistis. Jangan menyerah, mari saling bantu,” paparnya.

Mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) tersebut juga mengajak warga untuk selalu menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama. Sejumlah peristiwa terorisme yang terjadi belakangan ini tak boleh lagi terjadi. ”Tutup ruang bagi tumbuhnya paham-paham radikal,” kata Mufti.

Bagikan artikel ini: