Kemenperin klaim startup ikut topang pertumbuhan ekonomi digital

Kamis, 15 April 2021 | 16:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan, selama pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi digital meningkat sebesar 11 persen.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, pertumbuhan ekonomi digital ini juga tidak lepas dari perusahaan rintisan atau startup di Indonesia.

Menurut Gati, perusahaan startup ini memberikan andil dalam penyerapan tenaga kerja dan dapat membantu meminimalisir atau menurunkan angka pengangguran di Indonesia.

"Perusahaan startup juga dapat mendorong pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, melalui penyerapan tenaga kerja," ujar Gati dalam diskusi virtual, Rabu (14/4/2021).

Dia juga menyebut salah satu perusahaan penyedia jasa transportasi online, yang mampu memberikan kontribusi besar terhadap lapangan pekerjaan di Indonesia.

"Perusahaan teknologi asal Indonesia tersebut, mampu mencetak lapangan kerja baru untuk jutaan orang dan ini tentunya diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional," kata Gati.

Gati juga menjelaskan, solusi teknologi yang ada pada perusahaan startup ini merupakan sebuah solusi yang menarik minat pasar global.

"Maka dari itu, kita tentunya akan mendorong para perusahaan startup untuk terus berkembang melalui program yang dihadirkan Kemenperin seperti pendanaan hingga kesempatan implementasi solusi," kata Gati.

Selain itu Gati juga mengatakan, Kemenperin terus mendorong startup Indonesia agar dapat investor dari luar negeri. Investor dari luar negeri ini, tentunya dapat memperlihatkan bahwa startup Indonesia itu mendunia.

"Sebetulnya investor dari Indonesia memang banyak, tetapi untuk dapat bisa terlihat kalau kita bisa mendunia tentunya harus didorong untuk bekerja sama dengan pihak global," ucap Gati. kbc10

Bagikan artikel ini: