Jokowi klaim pesanan mobil melonjak 190 persen berkat relaksasi PPnBM

Jum'at, 16 April 2021 | 10:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim industri otomotif mulai bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan adanya lonjakan 190 persen jumlah pesanan (purchase order) mobil baru.

"Ada kenaikan untuk purchase order 190 persen. Artinya harus indent, artinya yang produksi kewalahan, artinya lagi industri otomotif bangkit kembali," ungkap Jokowi dalam Pembukaan Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021, Kamis (15/4/2021).

Kenaikan pesanan ini, lanjut Jokowi, terjadi setelah pemerintah memberikan relaksasi pajak dalam membeli mobil. Salah satunya adalah  menggratiskan pajak mobil baru lewat penerbitan aturan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.

"Kebijakan relaksasi pajak juga telah diterbitkan pemerintah untuk dongkrak penjualan dan daya beli produk otomotif untuk mendorong semakin banyak permintaan agar ada demand di situ," jelas Jokowi.

Dia berharap kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri bisa ditingkatkan. Hal ini agar industri bisa memenuhi permintaan di pasar.

"Pemerintah berharap kapasitas produksi ditingkatkan dengan kandungan lokal yang semakin tinggi," ujar Jokowi.

Selain itu, kepala negara juga meminta agar industri otomotif tak hanya fokus memenuhi permintaan dari dalam negeri. Ia berharap pelaku usaha juga meningkatkan penjualan ekspornya.

"Saya lihat peningkatan (ekspor produk otomotif) sudah baik, tapi kami ingin ditingkatkan lagi," imbuh Jokowi.

Dia menambahkan, dengan pameran IIMS, reputasi Indonesia di dunia otomotif bisa meningkat. Selain itu, Jokowi juga berharap Indonesia akan terlihat siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara internasional otomotif lainnya.

"Ini juga persiapan Indonesia untuk menggelar MotoGP di Mandalika, Formula E di Jakarta, dan event-event internasional lain," pungkas Jokowi. kbc10

Bagikan artikel ini: