BI Jatim resmikan Distribution Center KSBP Jatim di Lamongan

Jum'at, 16 April 2021 | 20:55 WIB ET

LAMONGAN, kabarbisnis.com: Bank Indonesia Kantor Wilayah Jawa Timur telah meresmikan salah satu Distribution Center (DC) Koperasi Sarekat Bisnis Pesantren (KSBP) Jawa Timur di Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Pembangunan DC KSBP ini sebagai bagian dari Program Pengembangan Kemandirian Pesantren.

Peresmian dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi A. Johansyah, Pengasuh PP. Sunan Drajat KH. Abdul Ghofur serta Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo. Kegiatan ini juga untuk diberikan persetujuan bantuan dana bergulir oleh Kementerian Koperasi dan UMKM sebesar Rp 4,5 miliar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah mengungkapkan bahwa ada tiga tujuan utama dalam pendirian Distribution Center di pesantren. Pertama untuk mempercepat laju distribusi perdagangan antar anggota KSBP.

Kedua untuk menampung stok barang untuk pemenuhan kebutuhan pondok pesantren anggota KSBP. Dan ketiga untuk memperluas dampak ekonomi yang tidak terbatas pada anggota KSBP, namun juga berdampak pada meningkatnya perekonomian di wilayah sekitar pondok pesantren anggota KSBP.

"Pembangunan Distribution Center KSPB diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi pesantren-pesantren anggota KSBP untuk meningkatkan efektifitas distribusi antar anggota pesantren," ujar Difi, Jumat (16/4/2021).

Efisiensi biaya distribusi diharapkan dapat meningkatkan transaksi perdagangan antar pesantren dan optimalisasi pemenuhan kebutuhan masyarakat di masing-masing zonasi wilayah.

Selain membangun Distribution Center KSPB, Bank Indonesia juga sedang membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Prigen yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi pada bidang Peternakan dan Pertanian bagi para santri. Balai Latihan Kerja tersebut tentunya memiliki peran yang strategis bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pesantren.

Beberapa pesantren yang usahanya telah menjadi lokasi BLK bekerjasama dengan Bank Indonesia Jawa Timur diantaranya adalah Ponpes Nurul Amanah Bangkalan (budidaya jamur), Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang (keju mozarela), serta Ponpes Al Amien Sumenep Madura (peternakan ayam petelur). Tanpa skill yang baik sebuah bisnis tidak akan berjalan, berkembang dan maju," ungkap Difi.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menyampaikan bahwa terdapat tiga hal utama yang diharapkan menjadi dampak positif adanya Distribution Center yang telah dibangun oleh Bank Indonesia serta pembiayaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Pertama, mendorong Distribution Center KSPB sebagai penyedia barang-barang yang murah dan terjangkau bagi masyarakat Lamongan. Kedua, kelembagaan KSBP yang tidak hanya menjadi sarekat dagang namun sebagai produsen dengan penguatan sisi hulu (produksi).

"Dan ketiga, sebagai pioneer pesantren yang berbasis retail dalam membangun ekonomi umat dan sebagai contoh koperasi modern," pungkas Teten.kbc6

Bagikan artikel ini: