Wholesales mobil Astra capai 45.521 unit pada Maret 2021, tertinggi dalam setahun terakhir

Sabtu, 17 April 2021 | 12:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penjualan mobil Grup Astra kembali melesat di akhir kuartal pertama 2021. Menurut data PT Astra International Tbk (ASII), wholesales (penjualan dari pabrikan ke diler) mobil Grup Astra pada Maret 2021 mencapai 45.521 unit.

Perinciannya, realisasi wholesales mobil Grup Astra di bulan Maret 2021 berasal dari wholesales Toyota sebanyak 26.358 unit, Daihatsu 16.770 unit, Isuzu 2.359 unit, UD Trucks 220 unit, dan Peugeot 14 unit.

Secara tahunan atau year-on-year (yoy), realisasi wholesales Grup Astra pada Maret 2021 memang masih sedikit di bawah pencapaian wholesales Maret 2020 yang sebesar 45.931 unit. Meski begitu, realisasi wholesales di bulan tersebut sejauh ini merupakan realisasi terbesar grup Astra sejak anjloknya pasar mobil nasional setahun terakhir, atau tepatnya sejak April 2020 lalu yang berada di bawah 30.000 unit.

Head of Corporate Communications Astra, Boy Kelana Soebroto mengatakan, kenaikan wholesales pada bulan Maret 2021 kemungkinan didorong oleh adanya program relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang berlaku sejak awal Maret 2021 lalu.

"Selain itu, ada penambahan stok kendaraan untuk mengantisipasi Lebaran," tambah Boy seperti dikutip, Jumat (16/4/2021).

Pencapaian wholesales tertinggi Grup Astra selama periode April 2020 - Februari 2021 dicapai pada Desember 2020 lalu dengan realisasi sebanyak 27.024 unit. Sementara itu, realisasi wholesales mobil Grup Astra di dua bulan pertama tahun ini tercatat sebesar 26.830 unit di bulan Januari 2021 dan 26.502 unit di bulan Februari 2021.

Dengan capaian di bulan Maret 2021, maka akumulasi wholesales mobil Grup Astra mencapai sebesar 98.853 unit di sepanjang kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut setara dengan 52,85% dari realisasi total wholesales mobil nasional di sepanjang kuartal I/2021 yang sebesar 187.021 unit.

"Kami berharap peningkatan penjualan ini dapat berlanjut hingga akhir tahun ini, sehingga mampu mendorong pemulihan perekonomian nasional," ujar Boy. kbc10

Bagikan artikel ini: