BI optimistis larangan mudik tak pengaruhi laju ekonomi Jatim saat Lebaran

Sabtu, 17 April 2021 | 22:57 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah pada musim lebaran tahun ini dipastikan tidak akan mengganggu tingginya permintaan masyarakat. Lebaran tetap menjadi trigger tingginya kinerja ekonomi sepanjang musim Lebaran 2021.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A Johansyah kepada wartawan saat acara Pelatihan Wartawan dengan tema Sinergi Mendukung Bangga Wisata Jawa Timur, di Surabaya, Sabtu (17/4/2021).

Difi menjelaskan, seperti tahun-tahun sebelumnya, momen lebaran memang waktu yang ditunggu-tunggu karena selalu menjadi pendorong terkereknya ekonomj Jatim. "Kemarin sudah kami hitung semua, bahkan terkait larangan mudik. Jadi saya rasa tidak akan menggangu ekonomi yang kini sedang tumbuh," kata Difi.

Difi juga menyebut, larangan mudik juga tidak mempengaruhi sejumlah harga kebutuhan pokok secara signifikan di Jawa Timur, sebab beberapa komoditas sudah terpantau stabil, seperti saat sebelum Ramadan.

Sebelumnya, BI Jatim memprediksi momen Lebaran tahun 2021 akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi setempat, dengan mengalami peningkatan secara umum pada triwulan II/2021 sebesar 2-3 persen, karena tingginya daya beli masyarakat.

Dia mengatakan, secara umum grafik ekonomi Jawa Timur memang masih sulit diprediksi, sebab pertumbuhannya masih tergantung pada permintaan masyarakat dan daya beli juga masih landai belum ada pergerakan signifikan.

"Saya tetap optimistis bahwa ekonomi Jatim 2021 akan tumbuh diatas 5,3 persen, karena industri manufaktur di Jatim juga sudah mulai bergerak. Bahkan, kata Difi, komoditas beras juga akan mengalami surplus, karena beberapa wilayah Jawa Timur mengalami panen," terang Difi.

Sementara itu, larangan mudik Lebaran 2021 tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. Larangan tersebut diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

Pemerintah juga telah menetapkan aturan terkait larangan pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api pada 6-17 Mei 2021.kbc6

Bagikan artikel ini: