KAI buka pesanan tiket kereta jarak jauh sebelum larangan mudik

Rabu, 21 April 2021 | 10:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT KAI (Persero) melayani penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk periode perjalanan sebelum larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pihaknya memang sudah membuka penjualan tiket kereta untuk tiket keberangkatan 20 April sampai dengan 5 Mei 2021.

Hanya saja, dia menyebutkan, sejauh ini masih belum ada peningkatan penjualan secara signifikan. Tiket yang terjual masih sekitar 20-30 persen dari jumlah tiket yang disediakan KAI.

“Volume pelanggan KA jarak jauh masih normal, tidak ada peningkatan yang signifikan menjelang dimulainya pemberlakuan pembatasan transportasi kereta api pada 6 sampai dengan 17 Mei 2021,” ujar Joni dalam keterangan resmi, Selasa (20/4/2021).

Kendati demikian, jumlah tersebut masih akan terus meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung. Jika sudah begitu, maka kuota kursi kereta juga akan semakin menipis.

Adapun selama 1 minggu beroperasinya KA di bulan Ramadhan, pada periode 13-19 April 2021. KAI rata-rata melayani 28.000 pelanggan KA jarak jauh per hari.

Jumlah tersebut masih stabil mengingat rata-rata pelanggan KA jarak jauh per hari pada bulan April berada di sekitar 30.000 pelanggan per hari.

Joni mengatakan, sejauh ini KAI tetap mengoperasikan kereta api dengan normal sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

“KAI mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” ujar Joni.

Guna memenuhi persyaratan naik KA jarak jauh pula, KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30.000 di 44 stasiun serta Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000 di 42 stasiun.

PT KAI mengizinkan para penumpangnya untuk sahur dan buka puasa di dalam kereta ketika dalam perjalanan selama bulan Ramadan.

Kebijakan tersebut berlaku sejak hari pertama Ramadan yang jatuh pada Selasa (13/4/2021). KAI menegaskan, memasuki bulan Ramadan, operasional kereta masih tetap normal sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

"Sejauh ini, tidak ada pembatasan jam operasional Kereta Api seluruh perjalanan masih sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket," ujar Joni.

Dia menambahkan, selama bulan Ramadan KAI mempersilakan pelanggan yang ingin sahur dan berbuka selama dalam perjalanan KA jarak jauh. Sedangkan untuk KA jarak dekat yang perjalanannya kurang dari 2 jam, makan dan minum diperbolehkan khusus pada waktu berbuka puasa hingga satu jam setelahnya.

Bagi pelanggan yang ingin membeli makanan dan minuman di atas KA jarak jauh, layanan tersebut bisa didapatkan di Kereta Makan maupun melalui pramugari yang bertugas.

Untuk memberikan kemudahan, pelanggan dapat memesan lebih awal makanan dan minumannya melalui aplikasi KAI Access pada menu Lokomart. 

Sementara itu, sejak 6 April 2021, pelanggan KA jarak jauh mendapatkan Healthy Kit yang berisi 1 buah masker KF94 dan tisu antiseptik tiap perjalanan. Penyediaan ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan agar para pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat menggunakan KA jarak jauh. kbc10

Bagikan artikel ini: