Telkom peduli UMKM, omzet Diah Cokies capai Rp300 juta per bulan

Sabtu, 24 April 2021 | 16:57 WIB ET

SURABAYA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk konsisten dalam menerapkan program pendampingan kepada para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di Surabaya, salah satu UMKM dampingan Telkom lewat program Kartini Telkom Regional V Jatim Bali Nusra adalah Diah Arfianti, pemilik Diah Cookies, pelaku usaha kue kering. 

Saat mendapatkan kunjungan dari tim dari Corporate Communication & Investasi Relation dari kantor pusat, Diah mengungkapkan pengalamannya bersama Telkom. 

"Jadi tahun 2010 suami saya kena PHK dari tempatnya bekerja, membuat saya harus usaha dengan membuat kue kering ini. Sebelumnya hanya saat Ramadan dan Lebaran saja, tapi tahun 2012 mulai tidak hanya di momentum itu saja," kata Diah mengawali kisahnya, Kamis (22/4/2021). 

Warga kampung Ketandan, kawasan Embong Malang Kota Surabaya itu kemudian diajak untuk pengajuan modal ringan melalui Telkom. Tepatnya tahun 2017 dengan pinjaman senilai Rp 15 juta tanpa agunan.

Hasilnya Diah berhasil memproduksi kue kering dan menjual lebih banyak, hingga bisa melunasi pinjaman dari Telkom itu lebih cepat. 

"Pinjaman itu tidak ada bunga tapi sharing keuntungan yang ternyata sharing itu kembali ke saya dengan mendapatkan pelatihan serta pendampingan untuk penguatan produk saya," ungkap Diah. 

Seperti pengemasan, pengurusan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), dan lainnya. 

Di tahun 2019, Diah kembali mendapatkan pinjaman modal senilai Rp 75 juta. Modal itu dimanfaatkan untuk belanja bahan baku, peralatan, kemasan, dan biaya tenaga kerja. Ditambah mulai pemasaran secara digital. 

"Dan omzet saya bisa mencapai Rp 50-60 juta per bulan, serta bisa kembali lagi melunasi pinjaman modal dari Telkom lebih cepat lagi," ungkap Diah.

Diakhir tahun 2020, Diah kembali mengajukan pinjaman modal dengan agunan sertifikat rumah senilai Rp 250 juta. Di bulan Januari 2021, modal itu dibelanjakan bahan baku, Februari mulai membuat kue kering tersebut lanjut pemasaran dan hasilnya omzet per bulan dalam peak season empat bulan terakhir omzet rata-rata Diah bisa mencapai Rp 300 juta per bulan. 

"Alhamdulillah dan permintaan di peak season Ramadan dan Lebaran ini berhasil kami penuhi dari hasil modal yang dipinjami oleh Telkom," ungkap Diah.

Tak hanya itu, dukungan pemasaran via media sosial hasil pendampingan Telkom juga menjadi pendorong peningkatan omzet tersebut. 

"Kami terima kasih sekali. Karena berhasil mendorong usaha kami bergerak lebih lancar dan berkelanjutan," tandas Diah.

Bagikan artikel ini: